SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Langkah nyata mulai terlihat di jantung Jakarta. Pemerintah mulai membangun 324 unit hunian layak untuk warga yang selama ini tinggal di bantaran rel kereta api kawasan Senen.
Hunian ini bukan sekadar tempat tinggal biasa. Setiap unit berukuran sekitar 4,5 x 4,5 meter dan sudah dilengkapi fasilitas dasar:
- air bersih dari PDAM
- listrik
- jalan akses dan drainase
- musholla
- taman bermain anak
- ruang terbuka
- hingga dapur umum
Artinya, warga tidak cuma dipindahkan, tapi juga diberikan lingkungan yang lebih layak dan manusiawi.
Harapan warga pun sederhana: hidup lebih baik.
“Kami minta tolong bantu tempat tinggal biar kita layak. Terima kasih,” kata Wawan, seorang pengamen, dikutip dari Sekretariat Presiden Republik Indonesia (25 Maret 2026).
Program ini bermula dari kunjungan langsung Presiden Prabowo Subianto ke lokasi pada Maret lalu. Usai melihat kondisi di lapangan, pemerintah langsung bergerak cepat menyiapkan solusi hunian.
Proyek ini ditargetkan rampung 15 Juni 2026, bahkan saat ini pengerjaan terus dikebut agar bisa selesai lebih cepat.
Ke depan, penataan serupa juga akan dilakukan di kawasan lain seperti Tanah Abang dan Kampung Bandan.
Intinya, ini bukan cuma soal bangun rumah—tapi upaya merapikan kawasan, meningkatkan kualitas hidup warga, dan bikin kota jadi lebih tertata, aman, dan nyaman.
(Anton)




















































