SUARAINDONEWS.COM, Jakarta — Ferrari akhirnya resmi membuka babak baru dalam sejarah otomotifnya. Pabrikan supercar legendaris asal Italia itu meluncurkan mobil listrik pertamanya bernama Ferrari Luce EV, sebuah kendaraan futuristik yang langsung mencuri perhatian dunia.
Peluncuran Ferrari Luce EV menjadi langkah besar Ferrari memasuki era elektrifikasi, tanpa meninggalkan identitasnya sebagai produsen mobil performa tinggi dan simbol kemewahan.
Ferrari Luce EV hadir dengan desain modern yang berbeda dari model Ferrari sebelumnya. Garis bodinya tampil lebih elegan dan futuristik, namun tetap mempertahankan karakter agresif khas Ferrari. Menariknya lagi, mobil ini menjadi Ferrari pertama yang mengusung konfigurasi lima kursi, membuatnya lebih nyaman digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Mobil ini dikembangkan bersama LoveFrom, studio desain milik Jony Ive, sosok yang dikenal sebagai otak di balik desain produk-produk ikonik Apple. Kolaborasi tersebut menghasilkan tampilan yang mewah, minimalis, dan berteknologi tinggi.
Di balik tampilannya yang elegan, Ferrari Luce EV menyimpan performa yang luar biasa. Mobil listrik ini dibekali empat motor listrik yang ditempatkan di masing-masing roda untuk menghasilkan distribusi tenaga maksimal dan pengendalian yang lebih stabil.
Total tenaga yang dihasilkan mencapai 1000 horsepower (HP), menjadikannya salah satu mobil listrik performa tinggi paling bertenaga di kelasnya. Ferrari mengklaim Luce EV mampu melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam waktu sekitar 2,5 detik.
Tak hanya soal kecepatan, Ferrari juga memperhatikan kemampuan jelajah kendaraan ini. Luce EV dibekali baterai berkapasitas 122 kWh yang mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Ferrari turut menyematkan teknologi fast charging untuk mendukung mobilitas pengguna agar proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan efisien.
Kehadiran Ferrari Luce EV langsung memicu beragam respons dari pecinta otomotif dunia. Sebagian mengapresiasi langkah berani Ferrari dalam menghadirkan supercar listrik mewah dengan teknologi modern. Namun, tidak sedikit pula yang merasa nuansa Ferrari klasik bermesin bensin mulai memudar.
Meski demikian, Ferrari menegaskan pihaknya tetap mempertahankan strategi kombinasi kendaraan bensin, hybrid, dan listrik untuk menjangkau berbagai segmen konsumen di pasar otomotif premium global.
Peluncuran Ferrari Luce EV sekaligus menjadi penanda bahwa era mobil listrik kini benar-benar memasuki dunia supercar. Ferrari mencoba membuktikan bahwa kendaraan listrik tidak hanya menawarkan efisiensi, tetapi juga dapat menghadirkan performa ekstrem, kemewahan, dan gengsi dalam satu paket.
(Anton)




















































