SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus prestasi olahraga nasional terus didorong pemerintah. Terbaru, Gibran Rakabuming Raka menerima Founder sekaligus CEO International Soccer Academy of America, Ethan Hunt, di Istana Wakil Presiden, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas peluang kerja sama strategis untuk mengirim pelajar dan atlet muda Indonesia ke Amerika Serikat. Program ini dirancang bukan sekadar pelatihan sepak bola biasa, melainkan menggabungkan pendidikan formal dengan pengembangan karier profesional di dunia olahraga.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun SDM unggul di sektor olahraga.
“Ini bukan hanya soal sepak bola, tapi bagaimana kita menyiapkan generasi muda yang punya kompetensi global, baik dari sisi akademik maupun profesional,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, CEO International Soccer Academy of America, Ethan Hunt menjelaskan bahwa program ini membuka akses luas bagi pelajar Indonesia untuk masuk ke sistem pendidikan dan kompetisi sepak bola di Amerika Serikat.
“Kami ingin memberikan jalur yang jelas bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang, tidak hanya di lapangan tetapi juga di dunia pendidikan,” kata Ethan.
Skema yang ditawarkan memungkinkan peserta menempuh pendidikan di sekolah menengah hingga universitas di Amerika Serikat, sambil menjalani pelatihan sepak bola secara intensif. Program ini juga menggunakan jalur resmi pendidikan, sehingga peserta tetap mendapatkan ijazah akademik yang diakui.
Pada tahap awal, program ini akan memberangkatkan sekitar lima pelajar. Jumlah tersebut direncanakan meningkat secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan, seiring evaluasi dan pengembangan program.
Pemerintah melalui kementerian terkait, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga, akan melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan implementasi berjalan optimal, mulai dari seleksi peserta hingga dukungan administrasi.
Program ini juga membuka peluang pertukaran atlet, di mana pemain muda dari Amerika Serikat dapat datang ke Indonesia untuk berlatih dan bertanding. Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem sepak bola nasional sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi.
Sejumlah pengamat olahraga menilai pendekatan integrasi pendidikan dan karier profesional seperti ini menjadi salah satu model pembinaan modern yang banyak diterapkan di negara maju.
Dengan adanya kolaborasi ini, harapannya para talenta muda Tanah Air tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan internasional serta kesiapan mental untuk bersaing di level profesional.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembinaan atlet Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih sistematis dan berorientasi global.
(Anton)




















































