SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Perusahaan pembuat vacuum cleaner asal China, Dreame Technology, bikin geger dunia otomotif. Mereka tiba-tiba muncul bukan bawa robot penyedot debu, tapi malah memperkenalkan mobil listrik dengan pendorong roket.
Mobil ini diberi nama Nebula Next 01 Jet Edition dan debut di San Francisco. Statusnya masih mobil konsep, tapi klaimnya sudah bikin banyak orang mengernyitkan dahi.
Dreame mengklaim mobil ini bisa melesat dari 0-60 mph (sekitar 0-96 km/jam) hanya dalam 0,9 detik. Rahasianya ada di sistem “dual solid rocket booster” alias roket bahan bakar padat yang dipasang di mobil.
Sebagai gambaran, dorongan roketnya disebut mencapai 100 kilonewton dengan respons hanya 150 milidetik. Angka ini mendekati teknologi kendaraan pemecah rekor seperti ThrustSSC, yang dulu tembus 763 mph.
Belum cukup sampai situ, mobil ini juga dibekali:
- Suspensi udara
- Teknologi steer-by-wire (tanpa sambungan mekanis setir)
- Sistem LiDAR untuk mendukung autonomous driving
Nah, di sini mulai terasa agak aneh. Mobil super kencang pakai roket, tapi juga mau nyetir sendiri. Jadi nanti kalau ngebut, yang panik manusia atau AI, belum jelas.
Menariknya lagi, konsep ini mengingatkan pada janji lama Elon Musk yang sempat bilang Tesla Roadster bakal punya paket roket dari SpaceX. Bedanya, Dreame sudah pamer duluan, meski sama-sama belum jelas kapan benar-benar dijual.
Soal produksi, belum ada jadwal pasti. Tapi Dreame justru memilih debut di Amerika, bukan di China. Isyaratnya jelas: mereka ingin masuk pasar global, bukan cuma pamer di kandang sendiri.
Kesimpulannya, ini mobil masa depan atau sekadar ide terlalu ambisius? Yang pasti, kalau nanti benar dijual, parkir di mal mungkin perlu tulisan tambahan: “Dilarang parkir kendaraan dengan roket aktif.”
(Anton)




















































