SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Chery melalui sub-brand terbarunya Lepas resmi memperkenalkan dua mobil listrik pertama mereka, yakni L4 EV dan L6 EV, yang dipamerkan di ajang otomotif Beijing.
Merek Lepas disiapkan untuk menyasar pasar global, termasuk Australia yang dijadwalkan mulai dimasuki pada paruh kedua 2026. Brand ini diposisikan lebih “elegan” dibanding lini Chery lainnya seperti Omoda dan Jaecoo, dengan fokus pada SUV listrik dan plug-in hybrid.
L4 EV dan L6 EV disebut akan menjadi model awal yang memperkuat langkah Lepas di segmen kendaraan listrik. L4 EV hadir di kelas SUV kompak, sementara L6 EV masuk segmen SUV menengah yang akan bersaing dengan sejumlah model dari pabrikan China lainnya.
Secara teknis, L6 EV dikabarkan menggunakan baterai 67,1 kWh dengan jarak tempuh hingga sekitar 510 km (NEDC) atau 435 km (WLTP). Mobil ini juga mendukung pengisian cepat dari 30–80 persen dalam waktu sekitar 20 menit.
Sementara L4 EV dibekali motor listrik depan bertenaga 160 kW dengan klaim jarak tempuh hingga 500 km dalam pengujian tertentu.
Dari sisi desain, kedua model ini hadir dengan tampilan lebih modern, termasuk lampu depan satu kesatuan, interior layar sentuh vertikal, serta fitur digital di kabin.
Meski belum banyak detail resmi diumumkan, kehadiran Lepas menjadi langkah baru Chery untuk memperluas pasar kendaraan listrik global yang semakin kompetitif.
(Anton)




















































