SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Pemerintah mencatat realisasi investasi pada Triwulan I 2026 mencapai Rp498,79 triliun atau tumbuh 7,22% secara tahunan (year-on-year). Capaian ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 706.569 orang, naik 18,93%.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kinerja ekonomi nasional tetap solid di tengah ketidakpastian global.
“Fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga. Momentum pertumbuhan didukung konsumsi rumah tangga, penyaluran THR, dan stimulus pemerintah yang mencapai Rp809 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Selain itu, stabilitas ekonomi juga ditopang kebijakan moneter. Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% guna menjaga stabilitas nilai tukar.
Dari sisi industri, aktivitas manufaktur masih ekspansif. PMI Manufaktur Maret 2026 tercatat di level 50,1 atau berada di atas ambang batas 50.
Sementara itu, kinerja eksternal juga menunjukkan tren positif. Surplus neraca perdagangan tercatat selama 70 bulan berturut-turut, dengan cadangan devisa mencapai USD148,2 miliar. Defisit APBN hingga Maret 2026 juga tetap rendah di level 0,93% terhadap PDB.
Pemerintah menegaskan akan terus mendorong kemudahan investasi melalui reformasi kebijakan, termasuk implementasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Menurut Airlangga, penyesuaian KBLI 2025 penting untuk mengakomodasi perkembangan ekonomi baru, seperti sektor digital, kecerdasan artifisial, hingga mitigasi perubahan iklim.
“Kami juga telah menerbitkan Surat Edaran Bersama sebagai panduan teknis agar penyesuaian KBLI tidak merugikan pelaku usaha,” ujarnya.
Pemerintah juga membentuk Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3M-PPE) guna mempercepat penyelesaian hambatan investasi.
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.
(Anton)




















































