SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Kapolda Lampung Helfi Assegaf mengeluarkan peringatan keras terhadap pelaku begal dan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lampung.
Dalam pernyataannya yang viral di media sosial, Helfi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan jalanan yang membahayakan masyarakat maupun melawan petugas.
Ia bahkan memerintahkan jajaran kepolisian untuk melakukan tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap pelaku begal yang dianggap membahayakan.
“Silakan saja yang ingin coba,” kata Helfi dalam pernyataan yang ramai beredar di berbagai platform media sosial.
Pernyataan tegas itu disampaikan usai gugurnya Bripka Anumerta Arya Supena yang ditembak saat memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung.
Kapolda menilai aksi begal dan curanmor di Lampung sudah sangat meresahkan masyarakat sehingga diperlukan langkah keras untuk menekan angka kejahatan.
Ia juga meminta seluruh jajaran kepolisian di wilayah Lampung meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku kriminal jalanan.
Menurut kepolisian, sebagian pelaku curanmor diduga nekat melakukan aksi kejahatan untuk membeli narkoba.
Pernyataan “tembak di tempat” tersebut langsung menjadi sorotan publik dan ramai dibahas di media sosial. Banyak pihak menilai langkah tegas diperlukan karena aksi begal dinilai semakin brutal dan membahayakan keselamatan warga.
Sementara itu, sejumlah pengamat hukum mengingatkan bahwa tindakan tegas aparat tetap harus dilakukan sesuai prosedur hukum dan dalam kondisi yang benar-benar membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.
(Anton)




















































