SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas program sekolah swasta gratis sebagai solusi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Pada tahun ajaran 2026/2027, jumlah sekolah yang ikut program ini meningkat menjadi 103 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai sekitar Rp250 miliar.
Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, khususnya penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang belum tertampung di sekolah negeri.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan program ini menjadi langkah konkret untuk memastikan seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Program ini kami siapkan agar anak-anak tetap bisa sekolah, terutama bagi yang tidak tertampung di sekolah negeri,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemprov DKI ingin memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung atau faktor ekonomi.
Selain itu, program ini juga menyasar wilayah yang minim sekolah negeri, sehingga kehadiran sekolah swasta gratis bisa menjadi alternatif utama bagi masyarakat.
Dengan penambahan jumlah sekolah dan dukungan anggaran yang besar, Pemprov DKI berharap program ini mampu memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan di sektor pendidikan di ibu kota.
(Anton)




















































