SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Indonesia disebut mulai mempertimbangkan pasokan minyak dari Rusia di tengah situasi global yang makin tidak pasti.
Hal ini diungkap Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev. Ia menyebut Indonesia kini mulai melihat Rusia sebagai pemasok energi yang lebih andal.
“Indonesia sebelumnya banyak beli dari AS, UEA, dan Australia. Tapi sekarang mereka mempertimbangkan keandalan pasokan, apalagi dengan situasi di Selat Hormuz,” kata Tsivilev, dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (14/4/2026).
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur penting distribusi minyak dunia. Ketegangan di kawasan itu bikin banyak negara mulai waspada soal pasokan energi.
Rusia melihat peluang ini. Tsivilev mengungkapkan, saat ini kedua negara sedang membahas kemungkinan kontrak jangka panjang dengan harga yang saling menguntungkan.
Artinya, Indonesia mulai membuka opsi baru untuk menjaga pasokan energi tetap aman di tengah situasi global yang tidak stabil.
Meski begitu, kerja sama ini masih dalam tahap pembahasan dan belum final.
Intinya, Indonesia lagi cari cara biar stok energi aman dan harga tetap terkendali—termasuk dengan melirik Rusia sebagai alternatif pemasok minyak.
(Anton)




















































