SUARAINDONEWS.COM, Solo — Proyek pembangunan rumah kediaman pensiun mantan Presiden Joko Widodo di kawasan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Berdasarkan pantauan terbaru, progres pembangunan rumah pensiun tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 95 persen. Bangunan utama yang mengusung desain dua lantai kini tampak hampir selesai dan berdiri kokoh di atas lahan seluas sekitar 12.000 meter persegi.
Selain bangunan utama, area taman dan penataan lanskap di sekitar rumah juga mulai terlihat rapi dan luas. Sejumlah pekerja masih terlihat menyelesaikan tahap akhir pembangunan di beberapa bagian kawasan.
Rumah pensiun tersebut menjadi perhatian publik sejak awal proses pembangunannya. Pasalnya, proyek itu sempat memunculkan diskusi mengenai urgensi serta anggaran pembangunan rumah bagi mantan kepala negara.
Namun, rumah tersebut merupakan fasilitas resmi dari negara sebagai bentuk penghargaan kepada mantan presiden sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah perhatian publik, Jokowi sebelumnya juga sempat menyampaikan wacana agar rumah tersebut nantinya bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik.
“Kalau memungkinkan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat juga,” ujar Jokowi dalam salah satu kesempatan terkait pemanfaatan rumah pensiunnya.
Wacana tersebut langsung menarik perhatian masyarakat karena dinilai berbeda dari rumah pensiun mantan presiden pada umumnya yang bersifat privat.
Lokasi rumah pensiun Jokowi sendiri berada di kawasan strategis Colomadu, Karanganyar, tidak jauh dari Kota Solo. Area tersebut dikenal cukup asri dan memiliki akses yang mudah dijangkau.
Hingga kini, pembangunan terus dikebut menjelang tahap penyelesaian akhir. Belum ada informasi resmi terkait kapan rumah pensiun tersebut akan mulai ditempati.
(Anton)



















































