SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui usulan penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta. Langkah ini diambil setelah jumlah personel yang ada saat ini dinilai belum ideal untuk menangani beban kerja di lapangan.
Persetujuan tersebut disampaikan Rano di Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Ia menilai penambahan personel diperlukan agar tugas penegakan ketertiban umum di ibu kota bisa berjalan lebih optimal.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan sebelumnya telah mengajukan permohonan penambahan anggota. Usulan itu muncul karena tingginya beban kerja yang harus ditanggung personel, terutama untuk menjaga ketertiban selama 24 jam di seluruh wilayah Jakarta.
“Jumlah personel saat ini masih jauh dari ideal. Penambahan dibutuhkan agar pembagian tugas lebih merata,” ujar Satriadi.
Data di lapangan menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan. Dalam kurun waktu hampir satu tahun, tercatat sebanyak 35 anggota Satpol PP DKI Jakarta meninggal dunia. Salah satu faktor yang disorot adalah beban kerja yang tinggi hingga berdampak pada kesehatan dan keselamatan personel.
Selain kekurangan jumlah anggota, distribusi personel juga dinilai belum seimbang. Di tingkat kelurahan, jumlah petugas yang tersedia sering kali tidak mencukupi untuk menjalankan tugas pengawasan dan penertiban secara maksimal.
Dengan adanya penambahan personel, diharapkan beban kerja dapat terbagi lebih proporsional. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menargetkan kinerja Satpol PP semakin efektif dalam menjaga ketertiban umum, sekaligus meminimalkan risiko yang dihadapi para anggotanya di lapangan.
Langkah ini menjadi perhatian publik, mengingat peran Satpol PP yang vital dalam menjaga ketertiban kota, namun di sisi lain menghadapi tekanan kerja yang tidak ringan setiap harinya.
(Anton)




















































