SUARAINDONEWS.COM, Serang — Gubernur Banten Andra Soni membeberkan capaian ekonomi dan keuangan Provinsi Banten di hadapan ratusan jurnalis Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) DPR RI dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kamis (7/5/2026).
Di depan para wartawan parlemen, Andra mengungkapkan tingkat kemandirian fiskal Provinsi Banten kini sudah mencapai 70 persen.
Menurutnya, mayoritas APBD Banten berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pajak kendaraan bermotor di wilayah Tangerang Raya.
“Kemandirian fiskal kami mencapai 70 persen. Sumber APBD kami mayoritas berasal dari pajak yang dibayar masyarakat,” ujar Andra Soni.
Tak hanya itu, Andra juga membawa kabar positif soal ekonomi Banten. Berdasarkan data BPS Triwulan I-2026, pertumbuhan ekonomi Banten tercatat mencapai 5,64 persen.
Ia optimistis angka tersebut bisa terus meningkat seiring besarnya potensi investasi dan posisi strategis Banten yang berbatasan langsung dengan Jakarta.
“Kami yakin potensi Banten masih luar biasa. Kami punya wilayah pertanian luas dan posisi strategis,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra juga menyebut Banten kini menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi dengan sekitar 1,8 juta mahasiswa tersebar di delapan kabupaten/kota.
Ia turut memperkenalkan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Curug, Kota Serang, yang disebut sebagai pusat pemerintahan terpadu terbesar di Pulau Jawa dengan luas sekitar 60 hektar.
Meski demikian, Andra mengakui masih ada tantangan besar, terutama pembangunan infrastruktur di wilayah Lebak dan Pandeglang yang dinilai masih perlu percepatan.
“Sebuah kehormatan menerima teman-teman wartawan parlemen. Semoga kehadiran ini membawa informasi positif tentang Banten,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI Dr Ibrahim, jajaran Pemprov Banten, Sekretaris DPRD Banten, hingga Kepala Dinas Kominfo.
(Anton)



















































