SUARAINDONEWS.COM, Jawa Barat – Media sosial sempat ramai setelah muncul isu bahwa Provinsi Jawa Barat akan berganti nama menjadi “Tatar Sunda”. Isu tersebut mencuat usai perayaan Milangkala Tatar Sunda dan kirab budaya Mahkota Binokasih menjadi sorotan publik.
Menanggapi kabar yang beredar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat langsung memberikan klarifikasi dan memastikan tidak ada rencana pergantian nama provinsi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Mas Adi Komar, menjelaskan bahwa perayaan Milangkala Tatar Sunda murni bertujuan mengangkat sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Sunda yang berkembang sejak masa Kerajaan Sunda.
“Tidak ada yang mengarah ke sana. Saya pikir kalau nama Provinsi Jawa Barat masih ada dalam undang-undang ya,” kata Adi di Bandung, Minggu (17/5).
Adi menegaskan istilah “Tatar Sunda” yang digunakan dalam kegiatan tersebut lebih menitikberatkan pada aspek historis dan budaya masyarakat Sunda, bukan berkaitan dengan wilayah administratif pemerintahan.
Menurutnya, kegiatan Milangkala Tatar Sunda merupakan bentuk pelestarian budaya dan penghormatan terhadap sejarah Kesundaan yang telah menjadi bagian penting dari identitas masyarakat di Jawa Barat.
Pemprov juga memastikan nama Provinsi Jawa Barat tetap sah dan tidak berubah karena sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku.
(Anton)




















































