Selasa, 30 Juni 2026
SUARAINDONEWS
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
        • SELANJUTNYA
          • SELANJUTNYA
            • KEMEN PPPA RI
            • KEMENSETNEG RI
            • KEMENKO KESRA RI
            • KEMENKO EKON RI
            • KEMENRISTEK RI
            • KEMEN KP RI
            • KEMENSOS RI
            • KEMEN BUMN RI
            • KEMEN PU RI
          • KEMENHUB RI
          • KEMENTAN RI
          • KEMENPERIN RI
          • KEMEN LH RI
          • KEMEN PANRB RI
          • KEMENPERA RI
          • KEMEN KUKM RI
          • KEMENAKER RI
          • KEMEN PPN RI
          • KEMEN PDT RI
        • KPI RI
        • KPK RI
        • KPU RI
        • KY RI
        • KEMEN KP RI
        • KEMENRISTEK RI
        • KEMENKES RI
        • KEMENKEU RI
        • KEMENKOMINFO RI
        • KEMENDIKBUD RI
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
    Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

    Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

    Audi Q5 Sportback Warna District Green Meluncur, Tawarkan Kemewahan Modern yang Nggak Berisik

    Audi Q5 Sportback Warna District Green Meluncur, Tawarkan Kemewahan Modern yang Nggak Berisik

    Harga Rolls-Royce listrik ini bisa buat beli satu pulau pribadi

    Harga Rolls-Royce listrik ini bisa buat beli satu pulau pribadi

    TikTok Siap Masuk Industri Otomotif, Gandeng Seres Kembangkan Mobil Listrik Berbasis AI

    TikTok Siap Masuk Industri Otomotif, Gandeng Seres Kembangkan Mobil Listrik Berbasis AI

    Mobil Listrik Rp 400 Jutaan Meluncur, Sekali Cas Bisa Tembus 540 Km

    Mobil Listrik Rp 400 Jutaan Meluncur, Sekali Cas Bisa Tembus 540 Km

    Tesla Mulai Terancam? SUV Listrik Baru Ini Lebih Besar, Lebih Berat, Tapi Sama Iritnya

    Tesla Mulai Terancam? SUV Listrik Baru Ini Lebih Besar, Lebih Berat, Tapi Sama Iritnya

  • OLAHRAGA
    Messi vs Ronaldo, Studi Sebut Pilihan Penggemar Berkaitan dengan Ideologi Politik

    Messi vs Ronaldo, Studi Sebut Pilihan Penggemar Berkaitan dengan Ideologi Politik

    Messi Kini Setinggi Gedung 8 Lantai! Argentina Resmikan Patung Raksasa 26 Meter

    Messi Kini Setinggi Gedung 8 Lantai! Argentina Resmikan Patung Raksasa 26 Meter

    Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Alun-alun hingga Lapangan Siap Jadi “Stadion Dadakan”

    Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Alun-alun hingga Lapangan Siap Jadi “Stadion Dadakan”

    AS Pasang Sistem Anti-Drone di Semua Stadion Piala Dunia 2026, Pengamanan Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah

    AS Pasang Sistem Anti-Drone di Semua Stadion Piala Dunia 2026, Pengamanan Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah

    Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Negara-Negara Muslim Ramai-Ramai Tampil di Panggung Terbesar Dunia

    Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Negara-Negara Muslim Ramai-Ramai Tampil di Panggung Terbesar Dunia

    Piala Dunia 2026 Makin Canggih, Bola Pertandingannya Harus Diisi Daya Dulu

    Piala Dunia 2026 Makin Canggih, Bola Pertandingannya Harus Diisi Daya Dulu

    FIFA Pastikan Bendera Palestina Tetap Hadir di Piala Dunia 2026

    FIFA Pastikan Bendera Palestina Tetap Hadir di Piala Dunia 2026

    Satu Negara Turun ke Jalan! Momen Keberangkatan Timnas Turki Jadi Sorotan Dunia

    Satu Negara Turun ke Jalan! Momen Keberangkatan Timnas Turki Jadi Sorotan Dunia

    Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton dari HP, TVRI Gandeng FolaPlay

    Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton dari HP, TVRI Gandeng FolaPlay

  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
        • SELANJUTNYA
          • SELANJUTNYA
            • KEMEN PPPA RI
            • KEMENSETNEG RI
            • KEMENKO KESRA RI
            • KEMENKO EKON RI
            • KEMENRISTEK RI
            • KEMEN KP RI
            • KEMENSOS RI
            • KEMEN BUMN RI
            • KEMEN PU RI
          • KEMENHUB RI
          • KEMENTAN RI
          • KEMENPERIN RI
          • KEMEN LH RI
          • KEMEN PANRB RI
          • KEMENPERA RI
          • KEMEN KUKM RI
          • KEMENAKER RI
          • KEMEN PPN RI
          • KEMEN PDT RI
        • KPI RI
        • KPK RI
        • KPU RI
        • KY RI
        • KEMEN KP RI
        • KEMENRISTEK RI
        • KEMENKES RI
        • KEMENKEU RI
        • KEMENKOMINFO RI
        • KEMENDIKBUD RI
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
    Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

    Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160

    Audi Q5 Sportback Warna District Green Meluncur, Tawarkan Kemewahan Modern yang Nggak Berisik

    Audi Q5 Sportback Warna District Green Meluncur, Tawarkan Kemewahan Modern yang Nggak Berisik

    Harga Rolls-Royce listrik ini bisa buat beli satu pulau pribadi

    Harga Rolls-Royce listrik ini bisa buat beli satu pulau pribadi

    TikTok Siap Masuk Industri Otomotif, Gandeng Seres Kembangkan Mobil Listrik Berbasis AI

    TikTok Siap Masuk Industri Otomotif, Gandeng Seres Kembangkan Mobil Listrik Berbasis AI

    Mobil Listrik Rp 400 Jutaan Meluncur, Sekali Cas Bisa Tembus 540 Km

    Mobil Listrik Rp 400 Jutaan Meluncur, Sekali Cas Bisa Tembus 540 Km

    Tesla Mulai Terancam? SUV Listrik Baru Ini Lebih Besar, Lebih Berat, Tapi Sama Iritnya

    Tesla Mulai Terancam? SUV Listrik Baru Ini Lebih Besar, Lebih Berat, Tapi Sama Iritnya

  • OLAHRAGA
    Messi vs Ronaldo, Studi Sebut Pilihan Penggemar Berkaitan dengan Ideologi Politik

    Messi vs Ronaldo, Studi Sebut Pilihan Penggemar Berkaitan dengan Ideologi Politik

    Messi Kini Setinggi Gedung 8 Lantai! Argentina Resmikan Patung Raksasa 26 Meter

    Messi Kini Setinggi Gedung 8 Lantai! Argentina Resmikan Patung Raksasa 26 Meter

    Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Alun-alun hingga Lapangan Siap Jadi “Stadion Dadakan”

    Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Alun-alun hingga Lapangan Siap Jadi “Stadion Dadakan”

    AS Pasang Sistem Anti-Drone di Semua Stadion Piala Dunia 2026, Pengamanan Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah

    AS Pasang Sistem Anti-Drone di Semua Stadion Piala Dunia 2026, Pengamanan Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah

    Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Negara-Negara Muslim Ramai-Ramai Tampil di Panggung Terbesar Dunia

    Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Negara-Negara Muslim Ramai-Ramai Tampil di Panggung Terbesar Dunia

    Piala Dunia 2026 Makin Canggih, Bola Pertandingannya Harus Diisi Daya Dulu

    Piala Dunia 2026 Makin Canggih, Bola Pertandingannya Harus Diisi Daya Dulu

    FIFA Pastikan Bendera Palestina Tetap Hadir di Piala Dunia 2026

    FIFA Pastikan Bendera Palestina Tetap Hadir di Piala Dunia 2026

    Satu Negara Turun ke Jalan! Momen Keberangkatan Timnas Turki Jadi Sorotan Dunia

    Satu Negara Turun ke Jalan! Momen Keberangkatan Timnas Turki Jadi Sorotan Dunia

    Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton dari HP, TVRI Gandeng FolaPlay

    Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton dari HP, TVRI Gandeng FolaPlay

  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS
No Result
View All Result
SUARAINDONEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
  • NEWS
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • LENSA UTAMA
  • LIFESTYLE
  • RAGAM
  • NETWORK
Home OPINI

Menengok Sejarah Terbentuknya Negara dan Desain Sistem Ketatanegaraan yang Dipakai, serta Pembelajaran bagi Indonesia ke Depan

suaraindonews by suaraindonews
2 Februari 2025
in OPINI
0
Menengok Sejarah Terbentuknya Negara dan Desain Sistem Ketatanegaraan yang Dipakai, serta Pembelajaran bagi Indonesia ke Depan
Share on FacebookShare on Twitter

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Oleh: Agus Widjajanto

Untuk memahami sistem ketatanegaraan sebuah bangsa, kita harus mempelajari sejarah terbentuknya negara tersebut, termasuk Indonesia. Hal ini penting sebagai pembelajaran bagi generasi muda ke depan.

Sejarah Pembentukan Negara dan Sistem Ketatanegaraan Indonesia

Sebagaimana tertulis dalam sejarah bangsa, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dibentuk oleh para pendiri bangsa dengan ketua Dr. Radjiman Widyodiningrat. Pembentukan BPUPKI merupakan hasil dari arahan Panglima Militer Tertinggi Jepang di Asia Tenggara yang menjanjikan kemerdekaan bagi Indonesia di kemudian hari.

BPUPKI kemudian bersidang untuk menentukan langkah konkret dalam perancangan sistem pemerintahan dan ketatanegaraan yang akan diterapkan setelah kemerdekaan. Pada 29 Mei 1945, sidang pertama membahas dasar negara yang diajukan oleh Moh. Yamin, dilanjutkan oleh Mr. Soepomo pada 31 Mei 1945, dan terakhir Bung Karno pada 1 Juni 1945, yang kemudian dikenal sebagai hari lahirnya Pancasila.

Situasi geopolitik dunia saat itu berubah cepat. Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima, disusul dengan bom kedua di Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Meski demikian, Jepang belum menunjukkan tanda-tanda menyerah. Para pendiri bangsa menyadari bahwa kejatuhan Jepang tinggal menunggu waktu. Oleh karena itu, pada 7 Agustus 1945, dibentuklah PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Pada 9 Agustus 1945, Soekarno, Moh. Hatta, dan Dr. Radjiman Widyodiningrat diundang ke Dalat, Vietnam, oleh Marsekal Terauchi, pemimpin tertinggi Jepang di Asia Tenggara. Jepang meyakinkan bahwa mereka tetap akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dengan syarat rakyat Indonesia membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya melalui PETA (Pembela Tanah Air).

Setelah kembali dari Dalat, para pendiri bangsa segera membentuk Panitia Kecil yang terdiri dari 11 anggota untuk menyusun UUD Negara saat Indonesia merdeka. Dari panitia inilah lahir konsep dan desain ketatanegaraan Indonesia, termasuk urutan sila dalam Pancasila dan UUD 1945 sebagai hukum dasar negara.

BACA JUGA :  Mengapa Israel dan Rusia Mendapat Sanksi Berbeda dari Barat? Ini Alasannya

Namun, dalam prosesnya, muncul perdebatan mengenai Piagam Jakarta, yang awalnya mencantumkan syariat Islam dalam sila pertama Pancasila. Perwakilan dari Indonesia Timur mengancam untuk keluar dan membentuk negara sendiri. Demi persatuan, Moh. Hatta mengambil keputusan cepat untuk mengubah sila pertama menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Pancasila dan UUD 1945 pun menjadi bagian yang tak terpisahkan—ibarat suami dan istri, saling melengkapi dalam desain sistem ketatanegaraan Indonesia.

Proklamasi dan Implementasi Sistem Ketatanegaraan

Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945, para pemuda mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Akhirnya, pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Sehari setelahnya, konsep dasar negara dan UUD yang telah dipersiapkan oleh PPKI disahkan, menandai terbentuknya pemerintahan Republik Indonesia.

Namun, sangat disayangkan bahwa para elit politik saat ini tampaknya tidak lagi menghargai sejarah pembentukan sistem ketatanegaraan. Pada era Reformasi, UUD 1945 telah diamandemen sebanyak empat kali, yang mengubah sistem ketatanegaraan secara drastis.

Sebelum amandemen, Indonesia menerapkan sistem perwakilan dengan musyawarah untuk mufakat melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yang dianggap sebagai manifestasi suara rakyat. Namun, sistem ini kemudian digantikan dengan pemilihan langsung dalam pemilihan umum. Presiden kini dipilih langsung oleh rakyat melalui mekanisme pemilu, yang diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik.

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus presidential threshold 20 persen juga menambah kompleksitas politik. Dengan sistem multi-partai lebih dari 20 partai, kini setiap partai dapat mengajukan calon presiden tanpa perlu koalisi.

Dalam era Reformasi, euforia demokrasi semakin besar, namun praktiknya tidak selalu berpihak kepada rakyat. Jabatan presiden dan wakil presiden bukan lagi mandataris MPR, tetapi mandataris rakyat secara langsung. Namun, setelah terpilih, suara rakyat sering kali diabaikan. Kebijakan yang diambil pemerintah tidak perlu dikonsultasikan dengan rakyat secara langsung, cukup dengan DPR—yang faktanya lebih bertanggung jawab kepada partai politik, bukan kepada rakyat.

BACA JUGA :  Menembus Pasar Timur Tengah Melalui Budaya Komunikasi

Sistem pemilihan langsung juga menciptakan politik transaksional, nepotisme, dan korupsi yang semakin masif dalam demokrasi era Reformasi. Demokrasi yang dulu diharapkan membawa perubahan dari sistem Orde Baru yang otoriter, justru mengarah pada degradasi moral dan sistem yang membuka ruang lebih besar untuk praktik korupsi dan nepotisme.

Pergeseran Sistem Ketatanegaraan dan Hilangnya Arah Bangsa

Penulis hingga kini masih belum memahami bagaimana UUD 1945—yang merupakan mahakarya para pendiri bangsa—bisa diubah hingga empat kali, yang akhirnya menimbulkan konflik politik berkepanjangan.

Konsep Negara Integralistik yang diajukan Mr. Soepomo, yang berakar dari struktur sosial masyarakat desa di Nusantara, kini telah ditinggalkan. Soepomo menolak individualisme ala Barat, yang menurutnya bertentangan dengan struktur masyarakat Indonesia yang lebih mengedepankan harmoni dan musyawarah mufakat.

Pada masa Orde Baru, sistem MPR sebagai lembaga tertinggi negara dengan kewenangan menetapkan GBHN (Garis Besar Haluan Negara) masih dijalankan. GBHN berfungsi sebagai kompas bangsa, menentukan arah pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang. Namun, setelah Reformasi, kewenangan MPR direduksi—MPR tidak lagi memilih presiden dan menetapkan GBHN. Akibatnya, pemerintah tidak lagi memiliki pedoman pembangunan yang jelas.

Refleksi dan Pembelajaran bagi Indonesia ke Depan

Saat ini, kedaulatan rakyat telah kehilangan wadahnya. MPR, yang dahulu merupakan lembaga penjelmaan rakyat, kini hanya menjadi pelengkap dalam sistem ketatanegaraan. Setelah amandemen, Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945 yang semula berbunyi:

“Kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat”

diubah menjadi:

“Kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”.

Perubahan ini menciptakan bias interpretasi dan membuka ruang ketidakpastian hukum.

Oleh karena itu, kita harus introspeksi dan merefleksikan kembali sistem ketatanegaraan kita. Kita perlu mengembalikan kewenangan MPR sebagai lembaga yang benar-benar mewakili rakyat, agar bangsa ini memiliki stabilitas politik dan pembangunan ekonomi yang terarah.

BACA JUGA :  Arah Baru Indonesia

Penting bagi kita untuk melihat kembali sejarah dan memahami konsep ketatanegaraan yang dirancang oleh para pendiri bangsa. Jika kita terus membiarkan sistem ini berjalan tanpa arah, maka suara rakyat yang seharusnya menjadi mandat tertinggi akan semakin terpinggirkan.


Penulis adalah praktisi hukum, pemerhati sosial politik, dan budaya bangsa. Tinggal di Jakarta.

Dibaca : 6
Previous Post

Bongkar Kasus TPPO di Kepri, KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan Ilegal CPMI ke Malaysia

Next Post

Pakar Hukum Nilai Kecurangan Sistematis Warnai Pilkada Banggai 2024

Related Posts

DNIKS Gelar Sarasehan Nasional, Siapkan Rekomendasi Strategis Perkuat Peran NU dalam Kesejahteraan Sosial Menuju Indonesia Emas 2045
MEGAPOLITAN

DNIKS Gelar Sarasehan Nasional, Siapkan Rekomendasi Strategis Perkuat Peran NU dalam Kesejahteraan Sosial Menuju Indonesia Emas 2045

29 Juni 2026
Hashim S. Djojohadikusumo Bantah Tuduhan Terkait Anggaran Negara dan FolaPlay
EKBIS

Hashim S. Djojohadikusumo Bantah Tuduhan Terkait Anggaran Negara dan FolaPlay

29 Juni 2026
DPD RI dan Kemenhaj Evaluasi Penyelenggaraan Haji, Istithaah Kesehatan Jadi Prioritas
DPD RI

DPD RI dan Kemenhaj Evaluasi Penyelenggaraan Haji, Istithaah Kesehatan Jadi Prioritas

29 Juni 2026
Bawaslu Wanti-Wanti Era Baru Hukum Pemilu! KUHP dan KUHAP Baru Bisa Jadi Penguat Demokrasi atau Malah Bikin Rumit?
POLITIK

Bawaslu Wanti-Wanti Era Baru Hukum Pemilu! KUHP dan KUHAP Baru Bisa Jadi Penguat Demokrasi atau Malah Bikin Rumit?

29 Juni 2026
Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Turunkan Harga Gas Industri: Responsif Selamatkan Industri dan Pekerja
MPR RI

Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Turunkan Harga Gas Industri: Responsif Selamatkan Industri dan Pekerja

29 Juni 2026
Resmi, BTN Rampungkan Pengambilalihan Portofolio Kredit SMBC Indonesia
BERITA FOTO

Resmi, BTN Rampungkan Pengambilalihan Portofolio Kredit SMBC Indonesia

29 Juni 2026
Next Post
Pakar Hukum Nilai Kecurangan Sistematis Warnai Pilkada Banggai 2024

Pakar Hukum Nilai Kecurangan Sistematis Warnai Pilkada Banggai 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Dari Film Jelita Sejuba Mencintai Kesatria Negara “Hasnah” Abigail Tawarkan “Istimewa” untuk Bahagia

    Dari Film Jelita Sejuba Mencintai Kesatria Negara “Hasnah” Abigail Tawarkan “Istimewa” untuk Bahagia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Minta Hotspot Pakai Ancaman? Hati-hati, Bisa Dipidana hingga 1 Tahun Penjara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jokowi Kembali Blusukan, Lampung Jadi Pembuka Safari Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Negara dengan Penonton Konten Porno Terbanyak, Ada Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Herry Putra: Peserta LKBB-PB Harus Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Empat Pilar MPR RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0







  • INDEX
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • ABOUT US
  • KODE ETIK
  • VISI & MISI
  • JENJANG KARIR
  • RATE CARD 2026

© 2024 SUARAINDONEWS.COM - PT. DWIWARNA KREASI MEDIA

No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS

© 2024 SUARAINDONEWS.COM - PT. DWIWARNA KREASI MEDIA