SUARAINDONEWS.COM, WASHINGTON – Trump Media & Technology Group (TMTG), perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengumumkan rencana peluncuran layanan berbayar yang memberikan akses lebih cepat terhadap unggahan di platform Truth Social. Layanan tersebut ditujukan bagi perusahaan jasa keuangan, bank investasi, hedge fund, hingga pelaku perdagangan algoritmik yang membutuhkan informasi secara real time.
Produk baru bernama Truth API itu akan menyediakan akses tercepat terhadap unggahan akun-akun paling berpengaruh di Truth Social, termasuk akun Presiden Donald Trump yang kerap menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah, isu perdagangan, hingga perkembangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan.
Menurut Trump Media, layanan tersebut akan mulai tersedia bagi pelanggan korporasi pada 1 Agustus 2026. Selain menyajikan pembaruan secara langsung, Truth API juga menyediakan arsip unggahan sejak 2022 yang dapat dimanfaatkan untuk analisis data dan pengembangan sistem perdagangan berbasis kecerdasan buatan (AI).
CEO sementara Trump Media, Kevin McGurn, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk memberikan akses informasi yang cepat dan terverifikasi kepada organisasi yang menjadikan perkembangan di Truth Social sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan.
Perusahaan menilai banyak pelaku pasar selama ini memantau unggahan Donald Trump secara manual atau melalui proses pengambilan data yang tidak berizin. Melalui Truth API, Trump Media ingin menghadirkan saluran resmi sekaligus membuka sumber pendapatan baru dari bisnis lisensi data.
Namun, rencana tersebut memunculkan perdebatan di kalangan pengamat etika pemerintahan. Sejumlah pihak menilai layanan berbayar yang memberikan akses lebih cepat terhadap unggahan Presiden Amerika Serikat berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena Donald Trump merupakan pengguna paling berpengaruh di Truth Social sekaligus pemegang sekitar 41 persen saham Trump Media melalui sebuah trust.
Para kritikus menilai informasi yang berkaitan dengan kebijakan perdagangan, tarif, keamanan nasional, maupun hubungan luar negeri dapat memengaruhi pergerakan harga saham, obligasi, hingga nilai tukar mata uang, sehingga akses lebih cepat dinilai berpotensi memberikan keuntungan bagi pelanggan institusional.
Di sisi lain, Trump Media menegaskan bahwa layanan data premium seperti ini telah menjadi praktik umum di industri media sosial dan penyedia data keuangan. Perusahaan optimistis Truth API akan menjadi lini bisnis baru yang mampu memperkuat pendapatan di tengah persaingan industri platform digital.
Peluncuran Truth API menandai langkah baru Trump Media dalam memperluas model bisnisnya, tidak hanya sebagai operator media sosial, tetapi juga sebagai penyedia data real time bagi sektor jasa keuangan yang membutuhkan akses informasi dengan latensi serendah mungkin.
(Anton)
























