BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,40 triliun, meningkat 40,8% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp1,70 triliun pada Semester I/2025. Pada periode yang sama, kualitas aset Perseroan juga terus membaik, tercermin dari penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari 3,30% pada Semester I/2025 menjadi 2,99% pada Semester I/2026.
Kinerja positif tersebut mencerminkan keberhasilan transformasi BTN yang selaras dengan arah transformasi Danantara Indonesia. Capaian ini didukung oleh penguatan bisnis inti pembiayaan perumahan, diversifikasi bisnis beyond mortgage, serta penerapan manajemen risiko yang semakin kuat guna menjaga pertumbuhan yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan.
Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BTN dalam mendukung program prioritas Pemerintah, khususnya Program 3 Juta Rumah.
(Anton)
























