SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Infinite Machine, menghadirkan Olto, kendaraan listrik berdesain futuristis yang menggabungkan karakter sepeda listrik (e-bike) dengan motor listrik untuk mobilitas perkotaan.
Berbeda dari e-bike konvensional, Olto memiliki bobot sekitar 80 kilogram dengan rangka bergaya minimalis, suspensi depan dan belakang, serta mampu mengangkut dua penumpang. Kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 1,2 kWh yang dapat dilepas-pasang (removable battery) dengan jarak tempuh hingga sekitar 56 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Dalam konfigurasi standar, Infinite Machine Olto dipasarkan sebagai e-bike Class 2 dengan motor berkekuatan 750 watt dan kecepatan maksimum 32 km/jam. Namun, melalui aplikasi pendamping, pengguna di wilayah yang mengizinkan dapat membuka mode performa lebih tinggi hingga sekitar 58 km/jam.
Dari sisi performa, Olto menawarkan akselerasi yang responsif, terutama pada kecepatan awal. Kendaraan ini juga dilengkapi fitur reverse atau mundur otomatis yang memudahkan pengendara saat memarkir atau mengeluarkan kendaraan dari area sempit tanpa harus mendorong bobot kendaraan secara manual.
Untuk mendukung keselamatan, Infinite Machine menyematkan rem cakram hidrolik pada roda depan dan belakang yang diklaim memberikan daya pengereman lebih baik dibandingkan sistem pengereman yang umum digunakan pada sepeda listrik.
Olto juga menawarkan sejumlah fitur praktis untuk penggunaan sehari-hari, seperti kompartemen penyimpanan di bagian tengah, kait untuk membawa tas belanja, port pengisian USB-A dan USB-C, serta dudukan ponsel yang terintegrasi dengan aplikasi kendaraan.
Pada sektor keamanan, Infinite Machine melengkapi Olto dengan sistem penguncian setang otomatis, immobilizer, alarm anti-pencurian, pelacakan GPS, serta notifikasi langsung ke ponsel apabila kendaraan dipindahkan tanpa izin. Sistem GPS tetap berfungsi meski baterai utama dilepas karena didukung baterai cadangan internal. Pengguna juga dapat menonaktifkan kendaraan dari jarak jauh melalui aplikasi apabila terjadi pencurian.
Meski dilengkapi pedal seperti sepeda listrik pada umumnya, fungsi pedal lebih ditujukan untuk memenuhi regulasi e-bike dan sebagai alternatif ketika baterai habis. Dengan bobot kendaraan yang mencapai sekitar 80 kilogram, mengayuh Olto secara manual dinilai hanya cocok digunakan dalam kondisi darurat.
Infinite Machine memposisikan Olto sebagai kendaraan mobilitas perkotaan yang berfokus pada transportasi harian, bukan sebagai sepeda listrik untuk aktivitas olahraga. Dengan harga sekitar **US$3.495** atau sekitar **Rp56,8 juta** (kurs Rp16.250 per dolar AS), Olto menyasar konsumen yang menginginkan alternatif kendaraan praktis untuk perjalanan sehari-hari di kawasan perkotaan.
Dengan kombinasi desain futuristis, fitur keamanan yang lengkap, serta performa yang berada di antara sepeda listrik dan motor listrik, Infinite Machine Olto menawarkan konsep baru di segmen kendaraan listrik perkotaan yang saat ini masih relatif jarang ditemui di pasar.
(Anton)

























