SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Kalau dulu nama BYD identik dengan mobil listrik keluarga, sekarang ceritanya berubah total. Pabrikan asal China itu resmi meluncurkan Denza Z di ajang Goodwood Festival of Speed (FOS) 2026, sekaligus mengirim pesan keras kepada para raksasa Eropa: “Kami siap bermain di liga supercar.”
Lewat Denza Z, BYD tak lagi sekadar mengejar Porsche, Mercedes-Benz, dan BMW. Mereka kini datang membawa senjata yang bikin para pesaing harus melirik dua kali.
Mobil listrik ini dibekali tenaga 1.582 hp (1.604 PS) dari tiga motor listrik, mampu melesat 0-100 km/jam hanya 1,96 detik untuk varian Racing.
Artinya?
Porsche 911 Turbo S yang selama ini dikenal sebagai salah satu supercar tercepat justru kalah cepat.
Porsche membutuhkan sekitar 2,5 detik untuk mencapai 100 km/jam, sementara Denza Z Racing hanya perlu kurang dari dua detik.
Cas Lima Menit, Jalan Lagi
Kalau biasanya pemilik mobil listrik masih sibuk mencari colokan, Denza Z justru menawarkan teknologi Flash Charging 800 volt.
Baterainya dapat diisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit.
Durasi mengecasnya bahkan lebih singkat daripada waktu banyak orang memilih menu kopi di minimarket.
Seluruh varian menggunakan BYD Blade Battery 2.0 berkapasitas 76 kWh.
Jarak tempuhnya juga cukup kompetitif:
- Coupe: 410 km (WLTP)
- Spider: 400 km
- Racing: 380 km
Tenaga Monster, Teknologi Masa Depan
Denza Z menjadi mobil pertama yang memakai platform e³ terbaru milik BYD.
Platform ini menghadirkan teknologi steer-by-wire buatan BYD sendiri, sehingga kemudi tidak lagi terhubung secara mekanis seperti mobil konvensional.
Hasilnya, pengendalian menjadi lebih presisi sekaligus lebih efisien.
Tak berhenti di situ, Denza Z juga dibekali suspensi pintar DiSus-M yang mampu menyesuaikan karakter bantingan secara otomatis.
BYD bahkan mengklaim sistem tersebut dapat membuat mobil “menari”, melompati gundukan, hingga meredam benturan dengan sangat cepat.
Kalau jalan berlubang biasanya bikin kopi tumpah, di Denza Z mungkin yang tumpah justru rasa penasaran.
Lebih Besar dari Porsche
Secara dimensi, Denza Z memiliki panjang 4.780 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.350 mm, dan wheelbase 2.780 mm.
Ukurannya sedikit lebih besar dibanding Porsche 911 dan hampir setara Mercedes-AMG GT Coupe.
Masuk ke kabin, pengemudi disambut panel instrumen digital 8,8 inci dan layar infotainment 12,8 inci yang telah terintegrasi layanan Google.
Sistem audio premium juga tersedia dengan 12 speaker untuk varian Coupe dan Racing, sedangkan Spider menggunakan 10 speaker.
Harga Masih “Lebih Bersahabat”
Meski dibanderol sebagai supercar listrik, harga Denza Z ternyata masih lebih murah dibanding rival utamanya.
Di Inggris, harga resminya sebagai berikut:
| Varian | Harga Inggris | Harga China |
|---|---|---|
| Coupe | £142.900 | 680.000 yuan |
| Spider | £159.900 | 780.000 yuan |
| Racing | £172.900 | 1,18 juta yuan |
Sebagai perbandingan, Porsche 911 Turbo S di Inggris dijual mulai £199.100.
Artinya, Denza Z bukan hanya menawarkan tenaga lebih besar dan akselerasi lebih cepat, tetapi juga dijual dengan harga yang lebih rendah.
BYD telah membuka pemesanan di China dengan harga mulai 680.000 yuan atau sekitar Rp1,5 miliar, sementara pengiriman kepada konsumen dijadwalkan dimulai pada akhir 2026 bersamaan dengan pembukaan jaringan dealer Denza di berbagai negara.
Kini pertanyaannya bukan lagi apakah mobil listrik mampu menyaingi supercar Eropa.
Pertanyaannya justru berubah menjadi:
Kalau uang Anda cukup membeli satu supercar, masih pilih Porsche 911 Turbo S, atau mulai melirik Denza Z yang datang membawa tenaga monster, teknologi masa depan, dan harga yang lebih ramah di kantong?
(Anton)
























