SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Fakta mengejutkan datang dari dunia astronomi. Para ilmuwan mengungkap bahwa galaksi tempat manusia tinggal, yakni Bima Sakti, ternyata memiliki sejarah brutal karena tumbuh dengan cara “memakan” galaksi lain selama miliaran tahun.
Temuan terbaru bahkan menemukan jejak galaksi kuno misterius bernama Loki yang diduga telah ditelan Bima Sakti sekitar 10 miliar tahun lalu.
Para astronom menemukan sekitar 20 bintang purba dengan kandungan logam sangat rendah dan pola orbit tidak biasa di dalam galaksi kita. Bintang-bintang itu diyakini merupakan sisa dari galaksi kecil kuno yang dihancurkan gravitasi Bima Sakti pada masa awal pembentukan alam semesta.
Galaksi tersebut kemudian diberi nama “Loki”, terinspirasi dari tokoh mitologi Nordik yang dikenal licik dan pandai bersembunyi. Nama itu dipilih karena jejak galaksi ini tersembunyi sangat lama di dalam tubuh Bima Sakti tanpa disadari manusia.
Penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. Para peneliti menyebut penemuan ini memperkuat teori bahwa Bima Sakti berkembang lewat proses merger atau penggabungan dengan galaksi-galaksi kecil.
Selama lebih dari 12 miliar tahun, Bima Sakti terus membesar dengan menyerap galaksi kerdil di sekitarnya. Karena itulah sebagian ilmuwan menjuluki Bima Sakti sebagai “galaksi kanibal”.
NASA mencatat Bima Sakti memiliki diameter sekitar 100 ribu tahun cahaya dan berisi antara 100 miliar hingga 400 miliar bintang. Namun di balik pemandangan langit malam yang indah, galaksi ini ternyata menyimpan sejarah tabrakan kosmik yang sangat dahsyat.
Yang bikin merinding, proses “kanibalisme galaksi” itu disebut kemungkinan belum berhenti. Di masa depan, Bima Sakti diprediksi akan bertabrakan dan menyatu dengan galaksi Andromeda hingga membentuk galaksi baru raksasa.
Penemuan Loki kini membuka misteri baru tentang sejarah alam semesta. Para astronom menduga masih banyak galaksi lain yang pernah “dimakan” Bima Sakti, tetapi jejaknya belum berhasil ditemukan manusia.
(Anton)




















































