SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Perbedaan gaya hidup antara kelas menengah dan orang kaya kembali menjadi perbincangan di media sosial. Salah satu yang ramai dibahas adalah soal kebiasaan membeli jajanan dan minuman yang sedang viral.
Berbagai unggahan di media sosial hingga forum internet menyebut ada sejumlah jenis jajanan yang lebih sering dibeli kalangan kelas menengah dibandingkan orang kaya. Alasannya bukan karena orang kaya tidak mampu membeli, melainkan karena pola konsumsi keduanya dinilai berbeda.
Kalangan kelas menengah disebut lebih sering mengikuti tren yang sedang populer. Mulai dari kopi kekinian, minuman boba edisi terbatas, dessert premium, hingga camilan impor yang sedang viral di media sosial.
Tak sedikit yang rela mengantre panjang atau mengeluarkan uang lebih demi mencoba produk yang tengah ramai dibicarakan. Fenomena ini juga didorong oleh maraknya konten kuliner di berbagai platform digital yang membuat suatu produk cepat menjadi tren.
Sebaliknya, sejumlah pengamat perilaku konsumen menilai kelompok berpenghasilan tinggi cenderung tidak menjadikan tren sebagai pertimbangan utama saat berbelanja. Mereka lebih fokus pada kualitas, kenyamanan, serta nilai yang diperoleh dari suatu produk.
Dalam sejumlah diskusi warganet, kopi kekinian yang dibeli setiap hari menjadi salah satu contoh yang paling sering disebut. Selain itu, dessert premium dengan harga yang relatif mahal dan minuman viral yang berganti tren dalam waktu singkat juga masuk dalam daftar yang banyak diperbincangkan.
Meski demikian, tidak ada data atau penelitian yang menyatakan orang kaya tidak pernah membeli jajanan tersebut. Sebab pada dasarnya setiap orang memiliki preferensi konsumsi yang berbeda.
Namun, perbedaan pola belanja ini dianggap menarik karena menunjukkan bahwa tingkat pendapatan tidak selalu menentukan pilihan konsumsi seseorang. Di tengah derasnya tren media sosial, banyak orang justru membeli produk bukan karena kebutuhan, melainkan karena ingin ikut tren yang sedang berlangsung.
Fenomena ini menjadi gambaran bagaimana media sosial kini memiliki pengaruh besar terhadap pola konsumsi masyarakat. Sebuah minuman atau makanan bisa mendadak laris dalam hitungan hari setelah viral, meski belum tentu menjadi pilihan utama bagi semua kelompok ekonomi.
Berikut lima jenis jajanan yang paling sering disebut dalam perbincangan tersebut:
- Kopi kekinian premium yang dibeli hampir setiap hari.
- Minuman boba dan minuman musiman yang sedang viral.
- Dessert premium dengan harga relatif mahal.
- Camilan impor yang diburu karena tren.
- Produk makanan edisi terbatas yang ramai di media sosial.
Meski ramai diperbincangkan, para ahli mengingatkan bahwa keputusan membeli suatu produk sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan masing-masing, bukan semata karena mengikuti tren.
(Anton)




















































