SUARAINDONEWS.COM, BEKASI — Kisah kehilangan dokumen penting akibat banjir yang melanda Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, ternyata masih tertinggal hingga kini. Salah satunya dialami oleh Ibu Monih, warga setempat, yang kehilangan sertifikat tanah miliknya saat banjir besar melanda wilayah tersebut pada tahun 2004 silam.
Kala itu, debit air yang naik tiba-tiba merendam pemukiman warga dalam waktu singkat. Di tengah kepanikan menyelamatkan keluarga dan kebutuhan sehari-hari, sertifikat tanah yang disimpan di dalam rumah tidak sempat dibawa. Ketika air surut, dokumen tersebut diketahui telah hanyut dan rusak tak dapat ditemukan kembali.
“Tahun 2004 air masuk sangat cepat. Kami lari membawa anak-anak, tidak sempat mengambil surat-suratnya. Setelah kembali, rumah sudah penuh lumpur dan sertifikat itu sudah tidak ada lagi,” ujar Monih menceritakan kembali peristiwa itu.

Tanpa sertifikat asli, Ibu Monih menyampaikan kesulitan yang dirasakan selama lebih dari dua puluh tahun ini. Tanah tersebut telah dikuasai dan diusahakan secara turun-temurun, namun tanpa dokumen kepemilikan yang utuh, berbagai urusan administrasi menjadi terhambat.
Pemerintah Desa Buni Bakti mencatat kasus ini sebagai salah satu berkas yang belum terselesaikan sejak peristiwa banjir tahun 2004. Pihak desa telah menerbitkan surat keterangan kehilangan sebagai langkah awal untuk memfasilitasi penggantian dokumen tersebut ke tingkat kecamatan maupun Dinas Pertanahan Kabupaten Bekasi.
“Kami mendata warga yang mengalami hal serupa sejak tahun 2004, termasuk Ibu Monih. Surat keterangan dari desa sudah kami keluarkan, tinggal dilanjutkan prosesnya agar sertifikat pengganti dapat segera diterbitkan,” ungkap perwakilan Pemerintah Desa Buni Bakti.
Monih berharap proses pengurusan sertifikat pengganti dapat segera dipermudah dan diselesaikan, sehingga kepastian hukum atas tanah yang dikelolanya selama puluhan tahun kembali terjamin. Hingga saat ini, proses pendataan dan verifikasi batas wilayah tanah masih berlangsung bersama instansi terkait.
(yulianto)
























