SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Mobil listrik tidak harus berukuran besar untuk menawarkan teknologi canggih. EZI, merek mobilitas listrik di bawah Keeway Group, memperkenalkan dua mobil listrik mikro pertamanya, EM05 Tech Edition dan EM06 Retro Edition, dalam ajang Paris Motor Show 2026 atau Mondial de l’Auto.
Kedua mobil tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan di Eropa. Meski memiliki bodi mungil, EZI membekalinya dengan berbagai fitur modern, mulai dari layar sentral berukuran 13,4 inci, kamera 360 derajat, pendingin udara, hingga kursi berpemanas.
EZI EM05 dan EM06 menggunakan platform yang sama, termasuk struktur bodi tubular-cage, sistem penggerak, dan perangkat lunak. Perbedaan utama keduanya terletak pada desain eksterior.
EM05 Tech Edition tampil dengan desain futuristis melalui lampu depan memanjang dan gagang pintu rata dengan bodi. Sementara itu, EM06 Retro Edition mengusung gaya klasik dengan lampu depan bulat, pelek bergaya retro, serta aksen krom.
Kedua model tersebut masuk kategori kendaraan roda empat ringan L6e di Eropa. Kategori ini memiliki batas kecepatan maksimum 45 kilometer per jam dan di sejumlah negara dapat dikendarai menggunakan SIM kategori AM, sesuai ketentuan masing-masing negara.
Jarak Tempuh Diklaim 180 Kilometer
Dari sisi performa, EZI mengklaim EM05 dan EM06 mampu menempuh jarak hingga 180 kilometer dalam sekali pengisian daya. Pengisian menggunakan konektor AC Type 2 disebut membutuhkan waktu sekitar dua jam.
Namun, jarak tempuh aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, gaya berkendara, cuaca, dan penggunaan fitur kendaraan.
Untuk menunjang kenyamanan, kedua mobil dilengkapi dua mode berkendara, yakni ECO dan SPORT. Pengemudi juga mendapatkan layar sentral 13,4 inci yang menjadi pusat kendali berbagai fungsi kendaraan.
Kombinasi ukuran ringkas dan teknologi tersebut dirancang untuk membantu pengemudi menghadapi kondisi jalan perkotaan yang padat serta keterbatasan ruang parkir.
Mengandalkan Sistem Operasi dan Ekosistem AI
Salah satu hal yang menjadi perhatian EZI adalah integrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam ekosistem mobilitasnya.
EM05 dan EM06 menggunakan EZI OS, sistem operasi milik perusahaan yang terhubung dengan ekosistem bernama AI Omni-Mobility Ecosystem.
Ekosistem tersebut mencakup kendaraan, asisten suara EZI BUDDY, koper pintar yang dapat dikendarai bernama EZI LUGGAGE, serta aplikasi EZI.
Melalui sistem ini, EZI ingin menghubungkan berbagai perangkat mobilitas agar dapat berbagi informasi sebelum, selama, dan setelah perjalanan.
Juru bicara EZI mengatakan teknologi seharusnya tidak hanya menonjolkan tampilan, tetapi juga membantu mempermudah aktivitas sehari-hari.
“Nilai teknologi canggih bukan tentang menciptakan tontonan visual, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan membuat hidup ini lebih mudah. Mesin harus beradaptasi dengan ritme kehidupan manusia,” kata juru bicara EZI.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari tema peluncuran EZI di Paris, yakni Selaras dengan Kehidupan.
Tersedia dalam Tiga Varian, Harga Belum Diumumkan
EZI berencana menawarkan EM05 dan EM06 dalam tiga pilihan varian, yaitu Standard, Pro, dan Max.
Pemesanan awal global dibuka saat berlangsungnya Paris Motor Show 2026. Sementara itu, pengiriman pertama dijadwalkan mulai akhir Maret 2027, dengan tahap awal menyasar sejumlah pasar Eropa terpilih.
Hingga peluncuran tersebut, EZI belum mengumumkan harga resmi kedua mobil listrik mungil itu.
Untuk model-model mendatang yang menggunakan platform serupa, perusahaan juga berencana menghadirkan skema Battery-as-a-Service (BaaS). Melalui skema ini, pengguna dapat berlangganan baterai alih-alih membelinya bersama kendaraan.
EZI merupakan merek mobilitas listrik di bawah Keeway Group yang berfokus pada pengembangan kendaraan listrik ringan dan teknologi mobilitas pintar.
Melalui EM05 dan EM06, perusahaan berupaya menawarkan alternatif kendaraan listrik berukuran ringkas yang mengutamakan kenyamanan, kemudahan penggunaan, dan integrasi teknologi untuk kebutuhan masyarakat perkotaan.
(Akhirudin)

























