SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Peragaan busana biasanya identik dengan pakaian keren, model yang melenggang anggun, dan tren terbaru. Namun, KALLArona punya cara berbeda saat tampil di Jakarta Fashion Week (JFW) 2027. Bukan cuma memamerkan koleksi terbaru, brand fesyen ini juga membawa pesan serius soal kondisi lingkungan Indonesia.
Lewat koleksi bertajuk Rona Nusantara, KALLArona menyulap runway menjadi panggung kampanye lingkungan. Salah satu yang langsung mencuri perhatian adalah para model yang tampil mengenakan masker respirator berhias dedaunan dan bunga.
Aksesori ini bukan sekadar pemanis penampilan. Masker respirator yang identik dengan perlindungan pernapasan dari paparan partikel menjadi simbol pengingat terhadap ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus polusi udara yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.
Konsep tersebut menghadirkan pemandangan yang kontras. Busana tampil cantik dengan sentuhan alam, sementara masker mengingatkan bahwa keindahan alam Indonesia juga sedang menghadapi tantangan serius.
Desainer KALLArona, Mayang Idbariza, mengatakan koleksi Rona Nusantara terinspirasi dari kekayaan dan keindahan alam Indonesia. Namun, di balik keindahan itu, ada keprihatinan terhadap kondisi lingkungan yang ingin disampaikan kepada publik.
“Di sini kita mau mengangkat tentang keindahan alam-alam yang ada di Indonesia,” kata Mayang dalam konferensi pers JFW 2027, Senin (26/10/2026).
Ia juga mengakui bahwa kondisi lingkungan saat ini menjadi salah satu alasan di balik pesan yang dibawa koleksi tersebut.
“Namun seperti yang teman-teman ketahui, kita lumayan sedang berkabung ya dengan kondisi Indonesia sekarang. Jadi ini yang mau kita angkat,” ujarnya.
Dari sisi desain, Rona Nusantara tampil dengan siluet busana yang mengalir, permainan layering, serta detail yang terinspirasi dari alam. Pilihan warnanya juga beragam, mulai dari biru pastel, hijau mint, terakota, marun, peach, putih, hingga kuning.
KALLArona turut mengusung konsep fesyen berkelanjutan dengan penggunaan bahan-bahan alami. Meski begitu, klaim keberlanjutan tersebut tetap perlu dilihat dari keseluruhan proses produksi, termasuk asal bahan dan rantai pasoknya.
Tak hanya bicara soal busana, Mayang juga mengajak masyarakat ikut merasakan kondisi warga di berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Papua, dan Sulawesi, yang menghadapi persoalan lingkungan.
“Ada warna-warna indah yang mungkin teman-teman akan bisa rasakan, dan teman-teman mungkin juga akan bisa rasakan bagaimana ya perasaan teman-teman kita yang ada di Kalimantan, di Papua, Sulawesi,” tutur Mayang.
Peragaan KALLArona berlangsung pada 26 Oktober 2026 dalam agenda BTN Presents: FashionLink Pretty Free, sebagai bagian dari Jakarta Fashion Week 2027 di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta.
Melalui Rona Nusantara, KALLArona seolah ingin menyampaikan bahwa fesyen tidak harus berhenti pada urusan gaya dan penampilan. Panggung mode juga bisa menjadi ruang untuk menyuarakan persoalan sosial dan lingkungan.
Sebab, di balik busana yang indah, ada pesan yang lebih besar: alam Indonesia bukan sekadar inspirasi untuk berkarya, tetapi juga warisan yang perlu dijaga bersama.
(Agung Suhartono)























