SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Usianya baru 19 tahun, tetapi koleksi emasnya sudah bikin geleng-geleng kepala. Perenang China, Zhang Zhanshuo, mencetak sejarah di Asian Games 2026 setelah memborong tujuh medali emas dalam debutnya di pesta olahraga Asia tersebut.
Yang lebih menarik, setelah meraih tujuh emas, Zhang ternyata tidak lantas merasa penampilannya sudah sempurna. Saat ditanya soal performanya sendiri, perenang kelahiran Qingdao itu hanya memberi nilai 85 dari 100.
Emas ketujuh Zhang diraih dari nomor 400 meter gaya bebas putra di Tokyo, Jepang, Jumat (25/9/2026). Ia finis dengan waktu 3 menit 41,28 detik, sekaligus memecahkan rekor Asian Games.
Catatan itu sekaligus mengantarkan Zhang menjadi perenang pertama dalam sejarah Asian Games yang mengoleksi tujuh medali emas dalam satu edisi.
Tujuh emas tersebut datang dari empat nomor individu, yakni 200 meter, 400 meter, 800 meter, dan 1.500 meter gaya bebas putra. Tiga emas lainnya diraih bersama tim China melalui nomor 4×100 meter gaya bebas putra, 4×200 meter gaya bebas putra, dan 4×100 meter gaya ganti campuran.
Bukan cuma numpuk medali, Zhang juga meninggalkan sejumlah catatan waktu. Ia mencetak rekor Asia pada nomor 200 meter gaya bebas serta rekor Asian Games pada nomor 400 meter dan 800 meter gaya bebas. Tim China yang diperkuatnya juga mencatat rekor Asia pada nomor estafet gaya bebas.
Momen Zhang setelah meraih emas ketujuh juga cukup menarik. Begitu menyentuh finis pada nomor 400 meter, ia naik ke permukaan, duduk di pembatas lintasan, lalu menghitung satu per satu koleksi emasnya dengan jari.
Seolah ingin memastikan, “Ini beneran tujuh, kan?”
Zhang mengaku dirinya merasa lebih tenang daripada yang dibayangkan sebelum berlaga. Ia juga menyebut kemenangan tersebut sebagai penutup yang sempurna untuk kiprahnya di Asian Games kali ini.
Namun, Zhang tampaknya belum mau berhenti di angka tujuh. Target berikutnya sudah diarahkan ke Olimpiade Los Angeles 2028 dan persaingan untuk mengejar rekor dunia.
“Saya perlu menghadapi kekurangan saya secara jujur dan menyadari jarak antara saya dan atlet-atlet terbaik dunia,” kata Zhang seperti dikutip CNA.
Catatan 3:41,28 di nomor 400 meter juga membuat Zhang semakin dekat dengan level dunia. Sejumlah laporan menyebut waktunya berjarak sekitar 1,25 detik dari rekor dunia, tetapi angka pembanding tersebut bergantung pada rekor dunia yang digunakan pada saat pemberitaan.
Yang jelas, tujuh emas sudah masuk kantong. Rekor Asian Games sudah disentuh. Dan di usia 19 tahun, Zhang justru masih merasa nilainya baru 85.
Kalau begitu, pertanyaannya tinggal satu: kalau sudah merasa 85, kira-kira nilai 100 versi Zhang harus seperti apa?
(Akhirudin)

























