SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Kelompok negara berkembang yang tergabung dalam BRICS semakin menunjukkan pengaruh besar di peta ekonomi global. Terbaru, kontribusi ekonomi BRICS disebut telah mendekati bahkan menembus 40 persen dari total ekonomi dunia, melampaui dominasi negara-negara maju dalam G7.
Kekuatan BRICS didorong oleh kombinasi populasi besar, pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi, serta penguasaan sumber daya alam strategis. Negara-negara anggota seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan kini menjadi motor baru pertumbuhan global, sekaligus penyeimbang kekuatan ekonomi Barat.
Sejumlah laporan dan pernyataan pejabat dunia menyebutkan bahwa jika dihitung berdasarkan paritas daya beli (PPP), kontribusi BRICS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global sudah melampaui G7. Kondisi ini menandai pergeseran besar dalam tatanan ekonomi dunia, dari yang sebelumnya didominasi negara maju menuju kekuatan baru dari Global South.
Selain ekonomi, BRICS juga memperluas pengaruhnya lewat kerja sama perdagangan, investasi, hingga wacana penguatan sistem keuangan alternatif di luar dominasi dolar AS.
Meski demikian, G7 masih memegang peran penting, terutama dalam sektor keuangan global, teknologi, dan stabilitas pasar. Namun tren saat ini menunjukkan bahwa keseimbangan kekuatan dunia semakin berubah.
Dengan momentum ini, BRICS diprediksi akan terus memainkan peran strategis dalam menentukan arah ekonomi global di masa depan.
(Anton)




















































