SUARAINDONEWS.COM, London – Istana Buckingham membuka kesempatan bagi para videografer profesional untuk bergabung dalam tim komunikasi resmi Kerajaan Inggris. Posisi ini menawarkan gaji hingga 52.000 poundsterling atau sekitar Rp1,2 miliar per tahun, sekaligus memberikan kesempatan mendokumentasikan berbagai kegiatan Raja Charles III dan Ratu Camilla dari jarak dekat.
Lowongan tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi komunikasi Kerajaan Inggris dalam memperkuat kehadiran digital dan menjangkau audiens global melalui konten video yang lebih kreatif, menarik, dan relevan di berbagai platform media sosial. Untuk pertama kalinya, Kerajaan Inggris merekrut videografer khusus sebagai bagian dari tim komunikasi kerajaan.
Videografer yang terpilih nantinya akan bergabung dengan tim Royal Communications di Buckingham Palace. Tugas utamanya mencakup perencanaan, pengambilan gambar, penyuntingan, hingga produksi konten video dan fotografi untuk kanal resmi kerajaan seperti Instagram, X (sebelumnya Twitter), dan YouTube.
Materi yang didokumentasikan tidak hanya mencakup acara kenegaraan, kunjungan resmi, dan kegiatan publik Raja Charles III serta Ratu Camilla, tetapi juga berbagai momen di balik layar yang selama ini jarang disaksikan masyarakat. Seluruh konten diharapkan mampu menghadirkan cerita yang menarik dengan pendekatan “social-first storytelling” agar lebih mudah diterima oleh audiens digital di seluruh dunia.
Selain menawarkan gaji yang kompetitif, posisi ini juga dilengkapi berbagai fasilitas, seperti 25 hari cuti tahunan, makan siang gratis setiap hari kerja, serta kontribusi dana pensiun dari pemberi kerja sebesar 15 persen. Paket remunerasi tersebut menjadikan lowongan ini sebagai salah satu peluang karier paling menarik di industri kreatif Inggris.
Dalam pengumuman rekrutmen, pihak Kerajaan Inggris menegaskan bahwa kandidat yang dicari harus memiliki pengalaman memproduksi konten video profesional, menguasai teknik pengambilan gambar, pencahayaan, audio, hingga perangkat lunak penyuntingan video seperti Adobe Premiere Pro dan After Effects. Kandidat juga diharapkan mampu mengikuti tren media sosial dan menghasilkan konten yang inovatif untuk memperluas jangkauan komunikasi kerajaan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Kerajaan Inggris untuk terus beradaptasi dengan perkembangan era digital. Melalui strategi komunikasi yang lebih modern, keluarga kerajaan berharap dapat menjangkau generasi muda sekaligus memperluas interaksi dengan masyarakat internasional melalui konten visual yang lebih dinamis dan mudah diakses.
Pendaftaran lowongan videografer tersebut dibuka melalui situs resmi Royal Household dan dijadwalkan ditutup pada pertengahan Juli 2026.
(Anton)

























