SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan seluruh peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) menjalani kembali skrining kesehatan jiwa. Kebijakan tersebut diambil menyusul dugaan meninggalnya seorang dokter peserta internship di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
Budi mengaku prihatin atas peristiwa tersebut dan menegaskan pemerintah ingin mencegah terulangnya kasus serupa di lingkungan pendidikan kedokteran.
“Saya sedih sekali kenapa internship ini seperti ini. Saya sudah concern sebelumnya jangan ada lagi yang meninggal,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/7).
Menurut Budi, Kementerian Kesehatan masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya dokter peserta internship tersebut. Pemerintah belum menyimpulkan penyebab kematian dan masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk apakah terdapat persoalan kesehatan jiwa yang dialami korban.
Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan memutuskan untuk melakukan skrining kesehatan jiwa ulang terhadap seluruh peserta PIDI maupun PPDS di Indonesia.
“Yang jelas saya sudah minta semua diskrining jiwa sekali lagi. Langkah ini dilakukan supaya internship, PPDS dengan indikasi bunuh diri ini seharusnya bisa ditangani,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, skrining ulang diharapkan dapat mendeteksi lebih dini peserta yang memiliki risiko gangguan kesehatan mental sehingga dapat segera memperoleh pendampingan maupun penanganan yang diperlukan.
Budi menilai deteksi dini menjadi langkah paling cepat yang dapat dilakukan pemerintah sembari menunggu hasil penyelidikan atas kasus tersebut.
“Kalau ada indikasi-indikasi, kita bisa ambil tindakan. Ini cara yang paling cepat yang bisa kami lakukan. Terus terang kami sedih sekali,” katanya.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan memastikan Program Internship Dokter Indonesia tidak dihentikan. Pemerintah memilih memperkuat mekanisme skrining kesehatan jiwa dan sistem pendampingan bagi peserta dibanding menghentikan program yang menjadi bagian dari proses pendidikan dokter.
Kasus meninggalnya dokter peserta internship di Kalibata masih dalam penanganan aparat dan penyelidikan lebih lanjut. Kementerian Kesehatan menyatakan akan mengevaluasi sistem perlindungan peserta PIDI dan PPDS berdasarkan hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.
(Yulianto)

























