SUARAINDONEWS.COM, Tokyo – Dunia maya kembali dibuat gemas oleh tingkah lucu para kucing di Jepang. Sebuah momen unik memperlihatkan seekor kucing seolah ikut “menandatangani” dokumen adopsi dengan cap telapak kaki kecilnya sebelum resmi memiliki keluarga baru.
Bukan tanda tangan biasa, bukan pula pakai tinta mahal. Cukup satu jejak kaki mungil dari si meong, momen tersebut dianggap sebagai simbol bahwa perjalanan baru antara kucing dan manusia resmi dimulai.
Foto dan video momen “tanda tangan paw” itu ramai dibagikan warganet. Banyak yang menyebutnya sebagai salah satu cara paling manis untuk mengabadikan hari ketika seekor kucing mendapatkan rumah baru.
“Ini bukan cuma tanda tangan, ini seperti janji kecil dari si kucing bahwa dia siap punya keluarga baru,” tulis salah satu komentar warganet yang ikut tersentuh melihat momen tersebut.
Meski terlihat seperti tradisi lucu, proses adopsi hewan di Jepang memang dikenal tidak sembarangan. Banyak organisasi penyelamat hewan menerapkan proses seleksi ketat agar kucing tidak kembali terlantar setelah berpindah tangan.
Salah satunya Japan Cat Network (JCN) yang menerapkan tahapan mulai dari pengisian formulir, wawancara, bertemu anggota keluarga calon adopter, hingga pemeriksaan rumah sebelum proses adopsi diselesaikan.
Sementara organisasi seperti CATNIP Animal Adoption juga menerapkan kunjungan rumah, masa percobaan (homestay), hingga perjanjian rehoming sebelum kucing resmi tinggal bersama keluarga baru.
“Tujuan utama proses ini adalah memastikan kucing mendapatkan rumah yang aman dan keluarga yang benar-benar siap bertanggung jawab,” demikian prinsip yang diterapkan berbagai organisasi penyelamat hewan di Jepang.
Bagi para pencinta hewan, cap kaki kecil tersebut menjadi simbol yang lebih dari sekadar hiasan. Jejak mungil itu dianggap sebagai tanda bahwa seekor kucing yang sebelumnya membutuhkan pertolongan akhirnya menemukan tempat pulang.
Namun, perlu dicatat, tidak semua shelter di Jepang menerapkan aturan wajib berupa cap kaki sebagai tanda tangan resmi. Momen tersebut lebih banyak dikenal sebagai aksi kreatif atau simbolis yang viral di media sosial, sementara prosedur resmi adopsi tetap berfokus pada pemeriksaan calon pemilik dan dokumen perjanjian.
Bagi warganet, satu hal yang pasti: ukuran tubuhnya kecil, tetapi kemampuan kucing Jepang mencuri hati manusia ternyata sangat besar.
“Manusia tanda tangan pakai pulpen, kucing pakai kaki. Sama-sama sah kalau isinya janji untuk saling menjaga,” tulis salah satu komentar yang membuat banyak orang ikut tersenyum.
(Anton)

























