SUARAINDONEWS.COM, Tokyo – Jepang kembali membuat gebrakan di dunia teknologi internet. Perusahaan telekomunikasi raksasa Jepang, NTT Corporation, mengembangkan teknologi serat optik baru yang mampu meningkatkan kapasitas pengiriman data hingga empat kali lipat tanpa harus memperbesar ukuran kabel.
Selama ini, ketika kebutuhan internet semakin melonjak, operator biasanya menambah jumlah serat optik dalam kabel atau meningkatkan kemampuan perangkat jaringan. Namun, cara tersebut memiliki batas karena ukuran kabel dan infrastruktur fisik tidak bisa terus diperbesar.
NTT mengambil pendekatan berbeda. Alih-alih membuat kabel semakin besar, perusahaan tersebut memasukkan lebih banyak jalur komunikasi ke dalam satu serat optik melalui teknologi Multicore Optical Fiber (MCF) atau serat optik multiinti.
Melalui teknologi tersebut, satu serat optik yang sebelumnya hanya memiliki satu jalur inti untuk membawa data kini dapat memiliki beberapa inti yang bekerja secara bersamaan. Setiap inti berfungsi sebagai jalur transmisi sendiri sehingga kapasitas data yang dikirim meningkat signifikan.
NTT mengembangkan sistem kabel bawah laut dengan teknologi 192-core submarine cable system yang mampu meningkatkan kapasitas transmisi hingga empat kali lipat dibandingkan sistem serat optik konvensional, dengan tetap mempertahankan struktur kabel yang hampir sama.
Dalam pengembangannya, NTT menggunakan serat optik multiinti empat jalur yang dapat ditempatkan dalam kabel bawah laut berdiameter sekitar 20 milimeter. Dengan konfigurasi tersebut, jumlah inti dalam kabel bawah laut dapat ditingkatkan hingga 192 inti dari sebelumnya yang memiliki keterbatasan kapasitas.
Teknologi ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan transfer data global akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI), layanan cloud, pusat data, video resolusi tinggi, hingga perangkat pintar yang membutuhkan koneksi internet berkecepatan tinggi.
NTT menyebut teknologi tersebut juga mendukung konsep jaringan masa depan IOWN (Innovative Optical and Wireless Network) yang mengandalkan teknologi berbasis optik untuk menghadirkan komunikasi berkapasitas besar dengan efisiensi energi lebih tinggi.
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah tidak harus mengganti seluruh infrastruktur lama. NTT juga mengembangkan komponen pendukung seperti sistem sambungan kabel bawah laut dan perangkat penghubung agar teknologi baru tersebut dapat digunakan bersama jaringan yang sudah ada.
Dengan inovasi ini, Jepang ingin membuktikan bahwa masa depan internet bukan hanya soal membuat kabel semakin besar, tetapi bagaimana membuat satu kabel kecil mampu membawa data jauh lebih banyak.
Jika teknologi ini diterapkan secara luas, era internet supercepat dengan kapasitas besar diprediksi akan menjadi fondasi penting bagi perkembangan AI, kendaraan otonom, kota pintar, hingga layanan digital generasi berikutnya.
(Anton)

























