SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Kebiasaan sederhana sering kali dianggap sepele. Banyak orang membuka kaleng minuman dingin lalu langsung menempelkan bibir ke bagian atas kaleng tanpa membersihkannya terlebih dahulu.
Padahal, bagian atas kaleng yang bersentuhan langsung dengan mulut bisa saja terpapar debu, kotoran, atau mikroorganisme selama proses penyimpanan dan distribusi.
Kaleng minuman memang diproduksi dalam kondisi tertutup dan isi di dalamnya tetap terlindungi. Namun, bagian luar kemasan melewati perjalanan panjang sebelum sampai ke tangan konsumen, mulai dari gudang penyimpanan, kendaraan pengangkut, rak toko, hingga disentuh oleh banyak orang.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengingatkan bahwa permukaan luar kemasan makanan dan minuman dapat terkontaminasi selama proses perjalanan. Karena itu, membersihkan bagian luar wadah sebelum digunakan menjadi salah satu langkah menjaga kebersihan.
Ahli kesehatan menyebut, risiko bukan berasal dari minuman dalam kaleng yang masih tersegel, melainkan dari permukaan luar yang dapat menjadi tempat menempelnya berbagai kotoran.
“Kaleng yang masih tertutup umumnya aman, tetapi permukaannya bisa terpapar lingkungan sebelum sampai ke konsumen. Membersihkan bagian yang akan bersentuhan dengan mulut merupakan langkah pencegahan sederhana,” demikian anjuran para ahli keamanan pangan.
Hal serupa juga ditemukan dalam sejumlah penelitian yang menguji permukaan kaleng minuman. Beberapa studi menemukan adanya mikroorganisme pada bagian luar kaleng yang berasal dari lingkungan sekitar, seperti tempat penyimpanan dan proses distribusi.
Meski tidak berarti setiap kaleng pasti berbahaya, kebiasaan membersihkan bagian atas kaleng dapat menjadi langkah kecil untuk mengurangi risiko paparan kuman.
Caranya pun mudah:
- Lap bagian atas kaleng dengan tisu bersih sebelum diminum.
- Bilas bagian tutup kaleng jika memungkinkan.
- Hindari menyimpan kaleng di tempat yang kotor sebelum dikonsumsi.
- Jangan menyentuh bagian yang akan terkena mulut setelah membersihkannya.
Pakar kesehatan mengingatkan, menjaga kebersihan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kebiasaan kecil seperti membersihkan kaleng hanya membutuhkan beberapa detik, tetapi dapat membantu menjaga kualitas minuman yang dikonsumsi.
“Lebih baik meluangkan waktu beberapa detik untuk membersihkan kemasan daripada mengambil risiko yang sebenarnya bisa dicegah,” ujar pemerhati kesehatan.
Jadi, sebelum menikmati minuman dingin dari kaleng, jangan lupa satu hal kecil: bersihkan dulu bagian atasnya. Karena terkadang, yang terlihat bersih belum tentu benar-benar bersih.
(Anton)

























