SUARAINDONEWS.COM, Jakarta — Jaguar tampaknya sedang serius melakukan comeback dengan cara yang tidak biasa. Mobil listrik terbarunya, Jaguar Type 01, bukan cuma punya tampilan luar yang nyentrik, tetapi interiornya juga ikut bikin orang bertanya-tanya.
Menjelang peluncuran penuh di New York pada 6 Oktober 2026, Jaguar mulai memperlihatkan kabin Type 01. Menariknya, desain interior mobil produksi ini masih terlihat sangat dekat dengan konsep Type 00 yang diperkenalkan pada 2024.
Jadi, kalau biasanya mobil konsep ketika masuk produksi mendadak kehilangan sebagian besar desain gilanya, Jaguar justru masih mempertahankannya.
Bagian paling mencolok adalah struktur di tengah kabin yang disebut “spine”. Bentuk tersebut membelah interior dari depan ke belakang dan menciptakan empat ruang individual.
Jaguar Chief Interior Designer Thomas Holden mengatakan desain tersebut sengaja dibuat berbeda dari pola interior mobil yang umumnya horizontal.
“Dalam kontras dengan desain interior horizontal yang umum, kami menonjolkan karakter longitudinal melalui central spine,” ujar Holden.
Di depan pengemudi terdapat panel instrumen digital berukuran besar. Sementara layar kecil di tengah dashboard digunakan untuk mengatur suhu kabin dan volume sistem audio.
Namun, ada satu benda yang justru tidak kelihatan: layar infotainment utama.
Jaguar sebelumnya memperlihatkan layar infotainment pada konsep Type 00 yang bisa dilipat keluar dari dashboard. Teknologi semacam ini disebut Jaguar sebagai “hidden-until-needed”.
Bahasa sederhananya, layar disimpan dulu. Kalau butuh baru muncul. Jadi dashboard tidak harus penuh layar seperti ruang kontrol pesawat.
Jaguar juga menyiapkan sejumlah kompartemen tersembunyi dan detail warna yang baru terlihat pada momen tertentu.
Bukan cuma itu. Type 01 menggunakan spion digital yang posisinya cukup unik, yakni di bagian bawah kaca depan dan sejajar dengan kaca spion luar.
Menurut Jaguar, penempatan tersebut dibuat untuk membantu pengemudi tetap fokus.
Interior Type 01 juga meninggalkan gaya Jaguar lama yang banyak menggunakan kulit dan kayu.
Kini kabinnya dibuat lebih minimalis dengan material yang terinspirasi dari kuningan dan batu travertine.
Material bernuansa kuningan membentang di sepanjang central spine dan bagian atas pintu.
Pola garis pada bonnet juga dibuat senada dengan pola di dashboard. Logo khas Jaguar atau “leaper” ditempatkan pada panel pintu.
Bonnet Panjang, Tenaga Beringas
Kalau melihat desain luarnya, Type 01 malah lebih mirip grand tourer bermesin V12 ketimbang mobil listrik.
Bonnet-nya panjang, atapnya rendah dan sporty, bodinya tegas, serta memiliki overhang depan dan belakang yang pendek.
Padahal di balik bonnet tersebut tidak ada mesin V12.
Type 01 merupakan mobil listrik dengan sistem penggerak tiga motor atau tri-motor all-wheel drive.
Tenaganya lebih dari 735 kW, sedangkan torsinya mencapai 1.300 Nm.
Mobil ini menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt dan baterai berkapasitas 120 kWh.
Jarak tempuhnya diklaim bisa lebih dari 690 kilometer.
Type 01 juga akan dilengkapi suspensi udara dan sistem kemudi empat roda.
Jadi kalau ada yang mengira mobil listrik harus selalu tampil kalem dan sederhana, Jaguar sepertinya ingin membantah anggapan tersebut.
Jaguar Mulai Bidik Kelas Ultra-Mewah
Type 01 menjadi bagian dari strategi baru Jaguar untuk mengubah posisi mereknya.
Jaguar tidak lagi ingin sekadar bermain di kelas premium dan bersaing dengan BMW. Merek asal Inggris tersebut kini mengincar pasar yang lebih tinggi, termasuk kelas ultra-mewah.
Type 01 diposisikan sebagai luxury four-door GT dan diarahkan untuk bersaing dengan mobil seperti Rolls-Royce Spectre dan Cadillac Celestiq.
Namun, Jaguar sebelumnya mengindikasikan harga Type 01 akan mulai sekitar 100.000 poundsterling atau sekitar Rp2 miliar jika dikonversikan secara kasar.
Harga tersebut memang tetap bikin dompet berkeringat, tetapi masih jauh lebih rendah dibandingkan rival ultra-mewah yang menjadi targetnya.
Type 01 juga menjadi model pertama yang menggunakan Jaguar Electric Architecture (JEA).
Platform tersebut dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan tidak mendukung mesin pembakaran internal.
Dengan kata lain, Type 01 memang dibuat untuk era listrik. Tidak ada versi bensin, tidak ada kompromi.
Jaguar saat ini juga tengah melakukan perubahan besar. Model-model lama mereka telah secara bertahap keluar dari produksi sepanjang 2024 dan 2025.
Type 01 kemudian disiapkan sebagai salah satu model penting untuk membuka babak baru Jaguar.
Mobil ini bahkan disebut bakal ditemani dua model lain yang menggunakan platform JEA.
Prototype Type 01 sendiri tengah dipamerkan di Monterey Car Week, California, sebelum debut resminya di New York pada 6 Oktober 2026.
Kalau semua berjalan sesuai rencana, Jaguar Type 01 bukan cuma menjadi mobil listrik baru.
Mobil ini menjadi pertaruhan Jaguar untuk membuktikan bahwa kendaraan listrik bisa tetap punya desain ekstrem, tenaga buas, interior mewah, sekaligus tampil beda dari mobil listrik pada umumnya.
Singkatnya: luarnya bikin nengok, dalamnya bikin mikir, tenaganya bikin mikir dua kali sebelum ngajak balapan.
(Riana P)
























