SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Setelah sempat angkat kaki dari Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing kini kembali membawa “amunisi”. Dalam sepekan perdagangan 13–17 Juli 2026, dana asing tercatat kembali mengalir ke pasar saham Indonesia dengan aksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp441,4 miliar. Tren ini sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali menunjukkan performa positif.
Kembalinya dana asing menjadi sinyal bahwa kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia mulai pulih setelah pekan sebelumnya diwarnai aksi jual bersih.
Motor utama aliran dana tersebut datang dari saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi salah satu incaran utama investor asing, disusul sejumlah saham unggulan lain yang dinilai memiliki fundamental kuat.
Di sisi lain, meski dana asing kembali masuk, bukan berarti semua saham ikut diborong. Investor asing juga masih melakukan aksi ambil untung pada beberapa emiten besar seperti Astra International (ASII) dan Mitra Adiperkasa (MAPI), menunjukkan bahwa strategi mereka tetap selektif dalam memilih saham.
Masuknya kembali modal asing menjadi angin segar bagi pasar modal nasional. Selain menopang penguatan IHSG, arus dana ini juga menjadi indikator bahwa Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik di tengah dinamika ekonomi global.
Pelaku pasar kini menanti apakah tren positif tersebut akan berlanjut pada pekan-pekan berikutnya. Jika aliran dana asing terus menguat, bukan tidak mungkin IHSG akan memiliki ruang lebih besar untuk melanjutkan reli.
Bagi investor, kembalinya aksi beli asing sering kali menjadi sinyal penting untuk mencermati pergerakan saham-saham unggulan. Namun demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi fundamental emiten dan dinamika pasar yang dapat berubah sewaktu-waktu.
(Anton)

























