SUARAINDONEWS.COM, BEKASI – Kiprah sosial dan kemanusiaan Nanda Widya mendapat pengakuan internasional. Pendiri dan Komisaris Metland Group sekaligus Pendiri Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) itu menerima penghargaan 29th Fervent Global Love of Lives Award dari Chou Ta-Kuan Cultural and Educational Foundation (CTK Foundation), Taiwan.
Nanda Widya terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan dari 3.795 nominasi yang berasal dari berbagai negara. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mr. Chou Chin-hua dan Mrs. Guo Ying-lan, pendiri Chou Ta-Kuan Foundation, dalam rangkaian perayaan HUT ke-26 YMP di Bekasi, Rabu (7/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi Nanda Widya dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah kesibukannya sebagai pengusaha di bidang properti.
Melalui YMP, Nanda aktif menginisiasi dan mendukung berbagai program kemanusiaan. Salah satunya melalui program Indonesia Tersenyum yang telah mendukung operasi bibir sumbing gratis bagi ribuan anak dari keluarga prasejahtera.
Selain itu, kepedulian Nanda diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis, serta dukungan terhadap Sekolah Darurat Kartini binaan Ibu Guru Kembar yang memberikan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
CTK Foundation mengapresiasi kiprah tersebut dan menjuluki Nanda Widya sebagai pilar pembangunan dengan “seribu tangan penolong”.
“Satu kehormatan terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan. Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, lebih dari itu, penghargaan ini adalah pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan kehidupan, keterbatasan fisik, kehilangan, maupun kesulitan yang berat, semangat manusia tetap mampu menghadirkan harapan, kasih sayang, dan keberanian yang luar biasa,” ujar Nanda.
Penghargaan Global Love of Lives Award 2026 sebelumnya digelar pada 11–19 September 2026 di Taiwan. Sebanyak 23 penerima dari berbagai negara hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Salah satu penerima lainnya adalah Winda Karunadhita, pelukis berkebutuhan khusus asal Bali. Pada 2019, Winda melalui YMP pernah menggelar pameran tunggal di Grand Metropolitan.
Dalam rangkaian kegiatan di Taiwan, Nanda Widya juga mendapat kehormatan memberikan sambutan mewakili seluruh penerima penghargaan di hadapan Wakil Presiden Taiwan Madam Bi-khim Hsiao. Kehadiran tersebut diwakili oleh putri Nanda Widya, Andriani Widya.
Para penerima penghargaan juga berkesempatan melakukan kunjungan ke Kantor Kepresidenan Taiwan. Hal ini menunjukkan apresiasi terhadap penghargaan tersebut dari pemerintah Taiwan.
Sementara itu, perayaan HUT ke-26 YMP di Bekasi turut ditandai dengan peluncuran buku biografi Nanda Widya berjudul Belajar dan Bekerja Sepenuh Hati.
Buku tersebut mengangkat perjalanan hidup dan filosofi kepemimpinan Nanda Widya, serta memuat testimoni dari lebih dari 50 narasumber.
Malam perayaan juga diisi dengan penggalangan dana melalui karya lukis Winda Karunadhita, pelukis dengan muscular dystrophy. Winda turut membagikan kisah dan makna di balik karya-karya yang ditampilkan.
Dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut nantinya disalurkan sepenuhnya untuk mendukung kehidupan serta keberlanjutan karya seni Winda.
Rangkaian HUT ke-26 YMP juga diisi dengan peresmian Akademi Kasih Ibu dan berbagai kegiatan sosial, antara lain penyerahan bingkisan kasih kepada anak-anak panti asuhan dan pelajar berprestasi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penampilan Metland Choir, sekaligus menegaskan komitmen YMP untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Purwantiningsih)

























