SUARAINDONEWS.COM, ACEH TENGAH – Kawasan Mendale di Kabupaten Aceh Tengah kini sedang ditata oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menghadirkan wajah baru ruang publik di tepian Danau Lut Tawar. Penataan kawasan seluas 0,410 hektar ini tidak hanya memperbaiki tampilan lingkungan, tetapi juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk membuat kawasan wisata lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.
“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” kata Menteri Dody.
Penataan Kawasan Mendale merupakan bagian dari kegiatan Penanganan Kawasan Pascabencana Aceh yang dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh. Proyek tersebut mencakup 27 titik lokasi di lima kabupaten Aceh, dengan PT Nindya Karya (Persero) sebagai penyedia jasa.
Di Mendale, penanganan dilakukan sepanjang sekitar 420 meter, termasuk area jalan masuk. Sejumlah fasilitas baru disiapkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan wisatawan, mulai dari 24 unit kios baru hingga renovasi tujuh kios eksisting.
Kawasan ini juga akan dilengkapi satu bangunan pengelola, dua toilet difabel, empat toilet umum, serta area taman bermain anak. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membuat kawasan tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang publik yang dapat dinikmati berbagai kelompok usia.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, jalur pedestrian turut ditata. Jalur pedestrian kecil memiliki lebar sekitar 1 meter, sementara jalur pedestrian besar yang dilengkapi jalur bagi penyandang tunanetra memiliki lebar sekitar 2,4 meter.
Penataan juga memperhatikan unsur lanskap kawasan. Sebanyak 12 planter box dengan lebar 1 meter akan ditempatkan di sekitar pohon eksisting untuk memperkuat elemen hijau sekaligus mempercantik ruang publik.
Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, kawasan ini memiliki area parkir dengan kapasitas sekitar 42 kendaraan bermotor. Sementara itu, keberadaan taman bermain anak memberikan ruang bagi keluarga untuk menikmati kawasan secara lebih nyaman.
Secara keseluruhan, penataan Mendale mencakup perbaikan akses jalan, area parkir, jalur pejalan kaki, ruang terbuka hijau, drainase, penerangan, lanskap, serta berbagai elemen pendukung lainnya. Penataan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan ruang publik di tepian Danau Lut Tawar.
Proyek ini juga mencakup pekerjaan persiapan dan pembongkaran, penataan pintu masuk, area parkir dan pedestrian, pembangunan kios baru, penataan kios eksisting, serta pembangunan toilet.
Hingga perkembangan terakhir, progres penataan Kawasan Mendale telah mencapai 55,74 persen, sedikit lebih cepat dibandingkan progres rencana sebesar 55,33 persen. Dengan deviasi positif 0,41 persen, pekerjaan masih menyisakan waktu pelaksanaan 104 hari kalender.
Penataan ini diharapkan dapat menjadikan Mendale sebagai kawasan wisata dan rekreasi yang lebih representatif, sekaligus menyediakan ruang publik yang tertata dan ramah bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, kawasan tepian Danau Lut Tawar tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi warga maupun wisatawan yang datang ke Aceh Tengah.

























