SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan Indonesia. Mulai tahun 2027, pembelajaran coding dan Artificial Intelligence (AI) dipastikan menjadi bagian dari prioritas pendidikan nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan agar pendidikan Indonesia tidak tertinggal dari perkembangan teknologi global yang semakin cepat.
“Perkembangan teknologi menjadi salah satu fokus pemerintah untuk menghadapi perubahan dunia kerja,” ujarnya.
Artinya, ke depan siswa Indonesia tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mulai dikenalkan dengan cara berpikir digital, pemrograman dasar, hingga kecerdasan buatan.
Bukan Sekadar Pelajaran Baru, Tapi Bekal Masa Depan
Program ini disiapkan agar siswa Indonesia lebih siap menghadapi dunia kerja modern yang kini banyak dipengaruhi teknologi.
Coding dan AI akan menjadi bagian dari pembelajaran yang lebih luas, bersama program:
- Digitalisasi pembelajaran di sekolah
- Pembelajaran mendalam (deep learning)
- Pengembangan talenta dan prestasi siswa
- Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Dengan perubahan ini, sekolah diharapkan menjadi tempat yang tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membangun keterampilan yang bisa langsung digunakan di masa depan.
Sekolah Akan Lebih “Digital”
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah program pendukung seperti Wajib Belajar 13 Tahun, revitalisasi sekolah, penanganan anak tidak sekolah, hingga penguatan vokasi.
Semua ini diarahkan untuk satu tujuan besar: mencetak generasi Indonesia yang lebih siap bersaing di era digital dan kecerdasan buatan.
Anggaran Besar untuk Pendidikan Masa Depan
Untuk mendukung semua program tersebut, Kemendikdasmen mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp40,75 triliun pada tahun 2027.
Sebelumnya, pemerintah sudah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp58,24 triliun, yang sebagian besar digunakan untuk program prioritas nasional dan operasional pendidikan.
Kenapa Ini Penting untuk Masyarakat?
Perubahan ini bukan hanya soal kurikulum baru, tetapi juga tentang masa depan anak-anak Indonesia.
Dengan adanya coding dan AI di sekolah:
- Siswa lebih siap menghadapi pekerjaan masa depan
- Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global
- Anak muda punya peluang lebih besar di industri teknologi
Kesimpulan
Kebijakan ini menandai langkah besar transformasi pendidikan Indonesia menuju era digital. Pemerintah berharap, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi.
Singkatnya:
anak sekolah Indonesia akan naik level — dari pengguna teknologi, menjadi pembuat teknologi.
(Anton)
























