SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Kalau biasanya orang masuk mobil untuk pergi dari titik A ke titik B, Genesis GV90 tampaknya punya pemikiran lain. SUV listrik flagship ini dirancang bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi juga sebagai ruang hiburan berjalan.
Bukan sulap, apalagi layar ditarik pakai tali. Genesis GV90 dibekali Cinematic Display yang dapat muncul atau diperpanjang hingga ukuran 24,6 inci ketika kendaraan dalam posisi parkir.
Layar OLED tersebut dipadukan dengan sistem audio 3D Premier Bang & Olufsen berisi 25 speaker dan dukungan Dolby Atmos. Hasilnya, kabin GV90 dirancang untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih mirip bioskop pribadi.
Genesis memperkenalkan GV90 di Palace of Fine Arts, San Francisco, Amerika Serikat, pada 19 Agustus 2026. SUV listrik ini merupakan model flagship Genesis sekaligus kendaraan pertama Hyundai Motor Group yang menggunakan layar yang dapat diperpanjang.
Dari layar mobil jadi layar bioskop
Saat GV90 digunakan untuk berkendara, layar infotainment berukuran 23,6 inci. Namun, ketika mobil sudah diparkir, layar dapat diperbesar menjadi 24,6 inci.
Genesis menyebut fitur tersebut sebagai bagian dari konsep display expandability, yang memungkinkan layar menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Inho Yoon, yang bertanggung jawab dalam perancangan dan pengembangan sistem Pleos Connect GV90, mengatakan konsep tersebut dikembangkan karena kendaraan modern kini tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang sangat imersif seperti bioskop,” ujar Yoon.
Saat layar diperpanjang dalam kondisi parkir, sistem masuk ke mode Media Home. Penumpang dapat mengakses Netflix, siaran televisi langsung, streaming musik dan berbagai aplikasi pihak ketiga.
Jadi, kalau biasanya parkir berarti waktunya turun dari mobil, di GV90 bisa saja malah muncul pertanyaan: “Film berikutnya apa?”
Dilengkapi 25 speaker Bang & Olufsen
Untuk mendukung pengalaman tersebut, Genesis memasang Bang & Olufsen 3D Premier Sound System dengan 25 speaker.
Sistem audio tersebut juga mendukung Dolby Atmos, sehingga suara dari berbagai konten diharapkan terasa lebih imersif bagi penumpang di dalam kabin.
Namun, layar besar tersebut bukan satu-satunya teknologi yang ditawarkan GV90.
SUV listrik ini menjadi model Genesis pertama yang menggunakan sistem infotainment Pleos Connect, platform yang dikembangkan Hyundai Motor Group.
Lee Min-ah, Senior Researcher pada Tim Pengembangan UX Infotainment yang terlibat dalam desain Pleos Connect GV90, mengatakan antarmuka sistem tersebut dirancang agar pengalaman menggunakan berbagai aplikasi tetap mudah.
“Saya telah mencurahkan banyak usaha untuk merancang kebijakan layar aplikasi pada layar sehingga pengalaman menggunakan navigasi dan aplikasi lain secara bersamaan dapat mengalir dengan lancar,” kata Lee.
Layar pengemudi dan penumpang dibuat berbeda
Genesis juga membuat pembagian fungsi layar pada GV90.
Bilah menu khusus tersedia di masing-masing sisi layar. Sisi pengemudi digunakan untuk navigasi, fungsi kendaraan dan pengaturan iklim.
Sementara sisi penumpang dapat digunakan untuk aplikasi serta media.
Dengan sistem tersebut, penumpang bisa menikmati hiburan tanpa mengganggu fungsi utama yang sedang digunakan pengemudi.
Selain layar infotainment, GV90 juga mendapatkan Head-Up Display (HUD) berukuran 25 inci yang memproyeksikan informasi seperti kecepatan, petunjuk navigasi dan informasi penting lainnya langsung ke kaca depan.
Meski layar digitalnya sudah berukuran jumbo, Genesis ternyata tidak sepenuhnya menyerahkan semua kendali kepada layar sentuh.
Sejumlah tombol fisik tetap tersedia di bagian bawah sistem infotainment untuk mengatur fungsi seperti iklim dan media.
Ada Gleo AI di dalam kabin
Genesis GV90 juga dibekali Gleo AI, asisten berbasis kecerdasan buatan di dalam kendaraan.
Sistem tersebut dapat digunakan untuk mengontrol sejumlah fungsi kendaraan maupun mencari informasi.
Pengguna misalnya dapat meminta Gleo AI mencari restoran di sekitar lokasi atau mencari informasi mengenai berita dan olahraga.
Dengan kata lain, GV90 bukan cuma bisa ditanya, “Kita sudah sampai mana?”, tetapi juga bisa diajak mencari tahu mau makan di mana setelah sampai.
Baterai 123,5 kWh
Di balik berbagai teknologi tersebut, GV90 mengandalkan baterai berkapasitas 123,5 kWh.
Genesis menyebut kapasitas tersebut sebagai yang terbesar di antara kendaraan listrik Hyundai Motor Group.
Untuk versi tujuh penumpang, Genesis memperkirakan GV90 mampu menempuh jarak sekitar 310 mil atau 500 kilometer.
GV90 tersedia dalam dua pilihan desain utama, yakni GV90 Neolun yang menggunakan pintu model bus dan GV90 standar dengan pintu konvensional.
Secara dimensi, SUV listrik ini memiliki panjang 5.285 mm, lebar 2.030 mm, tinggi 1.815 mm, serta jarak sumbu roda 3.245 mm.
Jika menggunakan ban 24 inci, tinggi kendaraan tercatat sekitar 1.814 mm.
Dengan ukuran tersebut, GV90 bahkan lebih besar dibandingkan Hyundai IONIQ 9 dan Kia EV9.
Genesis pun tampaknya ingin menjadikan GV90 bukan sekadar SUV listrik berukuran besar, tetapi juga ruang digital berjalan.
Mulai dari layar yang bisa berubah menjadi bioskop mini, sistem audio 25 speaker, Gleo AI, HUD jumbo hingga berbagai fungsi infotainment, hampir semua kebutuhan hiburan dan informasi penumpang dikemas di dalam kabin.
Jadi, kalau suatu hari melihat GV90 parkir cukup lama, jangan buru-buru mengira pemiliknya ketiduran.
Bisa jadi filmnya belum selesai.
(Akhirudin)

























