SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Pemerintah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kementerian Sosial (Kemensos) akan menguji coba mekanisme tersebut di sekitar 900 koperasi yang telah siap beroperasi guna mempermudah akses masyarakat penerima manfaat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan uji coba dilakukan setelah operasional Koperasi Merah Putih berjalan. Namun, pada tahap awal mekanisme penyaluran bansos belum mengalami perubahan karena tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
“Triwulan IV nanti kita akan mencoba di 900 titik yang sudah siap beroperasi. Ini masih tahap simulasi,” ujar Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Dalam skema yang sedang disimulasikan, dana bansos tetap disalurkan melalui Himbara. Perbedaannya, penerima manfaat dapat mencairkan bantuan melalui agen bank yang ditempatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke lokasi penyaluran yang lebih jauh.
Saifullah menjelaskan, apabila regulasi telah disesuaikan, pemerintah membuka peluang penyaluran bansos dilakukan langsung melalui Koperasi Merah Putih. Meski demikian, perubahan tersebut masih menunggu penyempurnaan aturan sehingga belum diterapkan pada penyaluran bansos yang sedang berjalan.
Adapun jenis bantuan yang disiapkan dalam skema uji coba meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pemerintah berharap integrasi layanan melalui Koperasi Merah Putih dapat memperluas akses penerima manfaat sekaligus memperkuat fungsi koperasi sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
(Yulianto)

























