SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mendorong pemerintah daerah se-Sumatera berkolaborasi melakukan konsolidasi dan hilirisasi potensi sumber daya alam (SDA) secara terintegrasi.
Hal tersebut disampaikan mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Anggota DPD RI Sub-Wilayah I di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026).
“Wilayah Sumatera memiliki potensi SDA yang luar biasa, baik di darat maupun di laut. Namun di sisi lain, letak wilayah Sumatera yang strategis memiliki tantangan bencana alam yang cukup serius dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Sultan.
Menurut Sultan, sebagian besar wilayah Sumatera merupakan daerah terdepan Indonesia bagian barat yang berada tepat di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan Samudera Hindia.
“Terdapat banyak daerah kepulauan di wilayah ini. Sehingga perlu dibentuk sebuah koridor atau ekosistem ekonomi dan bisnis yang lebih sistematis juga terintegrasi,” tambahnya.
Selain pengembangan ekonomi, Ketua DPD RI ke-6 itu juga mendorong pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi menyiapkan langkah-langkah efektif dan inovatif dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Bagi kami, pemulihan tidak boleh sekadar mengembalikan apa yang rusak. Kita harus membangun kembali dengan prinsip build back better, safer, and sustainable,” terangnya.
Sultan menegaskan, infrastruktur yang dibangun pascabencana harus memiliki ketahanan yang lebih baik. Selain itu, konektivitas antarwilayah perlu diperkuat agar perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak.
“Dan yang paling penting, masyarakat, khususnya anak-anak, bisa kembali melaksanakan proses belajar di sekolah dan memiliki masa depan yang lebih aman,” tutupnya.
Rapat DPD RI Sub-Wilayah I tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Kepulauan Riau, Wakil Gubernur Aceh, serta belasan bupati dan wali kota.
Dalam pertemuan tersebut, Sultan bersama 37 anggota DPD RI dari 10 provinsi se-Sumatera juga menghimpun berbagai aspirasi dari para bupati dan wali kota. Aspirasi yang dibahas antara lain terkait efisiensi Transfer ke Daerah (TKD), pembangunan kawasan ekonomi khusus, serta pengembangan Free Trade Zone (FTZ).
(Riana P)
























