SUARAINDONEWS.COM, BALI – Bali kembali menambah destinasi baru yang tak hanya menyasar wisatawan, tetapi juga investor. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali resmi membuka Sira Village – Grand Outlet Bali, outlet village pertama dan terbesar di Pulau Dewata dengan nilai investasi sekitar Rp1,5 triliun.
Proyek yang dikembangkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) bersama Mitsubishi Estate tersebut diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja sekaligus memperkuat posisi KEK Kura Kura Bali sebagai pusat investasi dan pariwisata berkualitas.
Mengusung konsep ruang terbuka, Sira Village menghadirkan lebih dari 100 merek premium melalui sekitar 130 gerai ritel dan kuliner. Tak hanya itu, kawasan ini juga menyediakan ruang bagi pelaku UMKM, seniman, serta produk-produk kreatif lokal untuk berkembang berdampingan dengan merek internasional.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, mengatakan kehadiran Sira Village merupakan hasil kolaborasi strategis yang memperkuat ekosistem investasi sekaligus mendukung transformasi sektor pariwisata Indonesia.
“Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kehadiran Sira Village Grand Outlet Bali memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi ritel dan gaya hidup berkelas dunia. Destinasi ini diharapkan memperluas penyerapan tenaga kerja, menggerakkan sektor usaha dan rantai pasok lokal, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat,” ujar Edwin.
Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, Tantowi Yahya, menegaskan Sira Village tidak dirancang sekadar menjadi pusat perbelanjaan, melainkan sebuah destinasi yang memadukan pengalaman belanja, budaya, dan ruang publik khas Bali.
“Kami tidak ingin sekadar membangun sebuah outlet. Kami ingin menghadirkan sebuah village, tempat orang bisa berjalan santai, menikmati matahari terbenam bersama keluarga sebelum menuju bandara, membawa secangkir kopi, dan pulang dengan kenangan yang indah dari Bali,” kata Tantowi.
Senada, Executive Officer Mitsubishi Estate, Toru Hayamizu, menyebut proyek tersebut merupakan wujud kolaborasi investasi internasional yang tetap mengedepankan budaya lokal dan prinsip keberlanjutan.
“Hari ini bukan hanya tentang pembukaan destinasi ritel baru, tetapi juga perwujudan dari visi bersama, kemitraan yang kuat, dan komitmen untuk membangun masa depan Bali. Kami ingin menciptakan destinasi di mana investasi internasional dan kreativitas lokal dapat berkembang bersama dengan tetap menghormati budaya, masyarakat, dan lingkungan,” ujarnya.
Hingga Semester I 2026, KEK Kura Kura Bali telah membukukan realisasi investasi kumulatif sebesar Rp1,79 triliun dengan penyerapan 2.173 tenaga kerja dan tiga pelaku usaha. Sepanjang Januari hingga Juni 2026 saja, investasi yang masuk mencapai Rp335,92 miliar atau sekitar 33,56 persen dari target tahunan sebesar Rp1,001 triliun. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja telah mencapai 499 orang atau 38,18 persen dari target tahun ini.
Beroperasinya Sira Village diharapkan mampu mempercepat arus investasi ke KEK Kura Kura Bali, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha baru, serta memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Soft opening Sira Village – Grand Outlet Bali digelar pada Jumat (31/7) di kawasan KEK Kura Kura Bali, Denpasar. Acara diawali dengan seremoni pembukaan dan pemotongan pita, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kawasan bersama jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan mitra strategis sebagai penanda dimulainya operasional outlet village terbesar di Bali tersebut secara bertahap.
(Agung Suhartono)

























