SUARAINDONEWS. COM, Jakarta – Peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk merefleksikan kembali pengabdian kepada bangsa. Semangat perjuangan para pendahulu diteruskan melalui kerja yang berintegritas, peningkatan kapasitas, serta pelayanan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), di Jakarta, Senin (17/8/2026). Sekretaris Kementerian PANRB Reni Suzana bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, upacara diikuti para Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya dan Pratama serta pegawai Kementerian PANRB. Para peserta mengenakan wastra Nusantara dan pakaian adat dari berbagai daerah yang menggambarkan keberagaman sebagai salah satu kekuatan bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Kementerian PANRB Reni menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 33 pegawai Kementerian PANRB. Sebanyak 12 pegawai menerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun, sedangkan 21 pegawai memperoleh Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.
Salah satu penerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja, juga merefleksikan tiga dekade pengabdiannya sebagai ASN dalam momentum kemerdekaan hari ini.
“Di usia 30 tahun pengabdian tentunya kita harus meneruskan cita-cita para pendiri bangsa dengan bekerja dan memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” ujar Deputi Aba
Menurutnya, kompetensi dan kinerja juga perlu disertai mental pengabdian agar ASN mampu menjalankan tugas secara konsisten dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Nilai tersebut tentunya perlu terus diwariskan kepada generasi penerus birokrasi.
“Jadilah orang-orang hebat, jadilah orang-orang yang berakhlak, jadilah ASN yang menjadi tumpuan masyarakat,” pesannya.
Makna pengabdian juga disampaikan penerima penghargaan Pegawai Teladan Kementerian PANRB, yakni Analis Kebijakan Ahli Muda pada Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana, Ananda Putri Sujatmiko. Bagi Ananda, berbagai tantangan dalam menjalankan tugas justru menjadi ruang bagi ASN untuk terus berupaya menghadirkan kontribusi yang bermakna.
“Saya yakin di luar sana banyak ASN yang bekerja dengan berbagai keterbatasan, anggaran, ruangan, tidak ada meja kerja, dan banyak hal lainnya. Tapi saya yakin dan percaya, bahwa hal-hal sederhana yang kita lakukan itu pasti tetap akan bermanfaat, setidaknya untuk lingkungan terkecil kita,” ungkapnya.
Ananda menilai pengembangan kompetensi tetap menjadi modal penting agar ASN mampu beradaptasi dengan dinamika pekerjaan dan memperluas dampak dari tugas yang dijalankan. Ia pun mendorong ASN muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus menjaga semangat pelayanan, baik di kantor maupun di lapangan.
Selain Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dan penghargaan Pegawai Teladan, Kementerian PANRB turut memberikan apresiasi kepada pegawai yang memasuki masa purnabakti serta unit pengolah kearsipan terbaik tahun 2026.
Peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian PANRB sekaligus menjadi pengingat bahwa estafet pengabdian terus berlanjut antargenerasi ASN melalui integritas, profesionalisme, dan kerja yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
(Kiki Apriyansyah)
























