SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Guys, pernah membayangkan mencari jodoh sampai ke Rusia? Negara yang terkenal dengan musim dingin, bangunan megah, dan budaya khasnya ini punya fakta demografi yang menarik. Jumlah penduduk perempuannya ternyata lebih banyak dibandingkan laki-laki.
Berdasarkan data DataReportal 2025, perempuan mencakup sekitar 53,6 persen dari total penduduk Rusia. Sementara itu, laki-laki berada di angka 46,4 persen.
Kalau dihitung secara sederhana, ada sekitar 116 perempuan untuk setiap 100 laki-laki.
Angka ini mungkin langsung memancing pertanyaan: kalau jumlah perempuannya lebih banyak, apakah peluang mendapatkan pasangan di Rusia juga lebih besar?
Eits, tunggu dulu! Jangan buru-buru menyiapkan paspor atau membuka aplikasi kencan internasional.
Sebab, data tersebut mencakup seluruh penduduk Rusia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga kelompok lanjut usia. Artinya, angka itu bukan data khusus perempuan lajang yang sedang mencari pasangan.
Lalu, kenapa jumlah perempuan di Rusia bisa lebih banyak?
Salah satu faktor utamanya adalah perbedaan harapan hidup. Perempuan di Rusia, seperti di banyak negara lainnya, cenderung memiliki harapan hidup lebih tinggi daripada laki-laki. Akibatnya, kelompok usia lanjut memiliki proporsi perempuan yang lebih besar.
Selain itu, ketimpangan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di Rusia sudah berlangsung selama puluhan tahun. Faktor sejarah, kondisi kesehatan, serta tingginya angka kematian laki-laki turut memengaruhi komposisi penduduk.
Jadi, persoalannya bukan sesederhana jumlah perempuan lebih banyak, lalu otomatis lebih mudah mendapatkan pasangan.
Kalau memang ingin berkenalan dengan warga Rusia, aplikasi kencan internasional bisa menjadi salah satu cara untuk memperluas pergaulan. Namun, tetap perhatikan keamanan, identitas lawan bicara, dan jangan mudah mengirim uang kepada orang yang baru dikenal secara daring.
Pada akhirnya, urusan jodoh bukan cuma soal berapa banyak perempuan atau laki-laki di suatu negara. Kecocokan, komunikasi, nilai hidup, dan keseriusan juga punya peran penting.
Jadi, buat kamu yang sedang mencari pasangan, siapa tahu jodohmu memang ada di Rusia. Tapi ingat, jangan sampai baru kenal lewat aplikasi, eh, tabungan sudah terbang ke Moskow!
Data boleh bikin penasaran, tetapi urusan cinta tetap perlu pakai logika.
(Agung Suhartono)

























