SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Rocky Gerung kini resmi masuk lingkaran Istana. Pengamat dan akademisi tersebut dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Bukan cuma dapat jabatan baru, Rocky juga punya hak keuangan sebagai anggota Wantimpres sebesar Rp76,5 juta per bulan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2026.
Kalau dihitung setahun, angkanya mencapai sekitar Rp918 juta sebelum pajak. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres juga memperoleh fasilitas dan tunjangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Nah, angka puluhan juta rupiah per bulan ini kemudian bikin publik teringat pada cerita lama Rocky ketika masih mengajar di Universitas Indonesia (UI).
Pada 2018, Rocky pernah mengaku bahwa selama sekitar 15 tahun menjadi dosen tidak tetap UI, dirinya tidak mengambil honor dari kampus.
Alasannya cukup sederhana. Rocky saat itu mengatakan dirinya merasa tidak membutuhkan honor tersebut.
Bahkan, dalam pemberitaan media pada tahun yang sama, honor yang tidak diambil Rocky disebut disumbangkan untuk sivitas UI.
Jadi, dulu urusannya honor dosen yang katanya dilepas. Sekarang ceritanya beda: Rocky duduk sebagai anggota Wantimpres dengan hak keuangan resmi dari negara.
Pertanyaannya pun otomatis muncul: Rp76,5 juta per bulan itu bakal diambil Rocky atau nasibnya bakal sama seperti honor ketika menjadi dosen UI?
Untuk pertanyaan yang satu ini, jawabannya belum ada.
Sampai setelah pelantikan, belum ada pernyataan publik Rocky yang mengonfirmasi apakah dirinya akan menerima atau tidak menerima hak keuangan tersebut.
Artinya, jangan sampai berita berkembang menjadi “Rocky menolak gaji Wantimpres”. Belum ada konfirmasi seperti itu.
Yang sudah jelas, Perpres Nomor 15 Tahun 2026 memang mengatur hak keuangan bagi Ketua dan anggota Wantimpres sebesar Rp76,5 juta per bulan.
Dalam aturan tersebut, selain hak keuangan, Wantimpres juga mendapatkan fasilitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, setelah dilantik, Rocky menegaskan bahwa posisi barunya tidak otomatis membuat dirinya kehilangan sikap kritis.
Dalam pernyataan yang dikutip media, Rocky menyebut posisinya sekarang “cuma pindah”, dari luar ke dalam.
Pemerintah sendiri menjelaskan Wantimpres memiliki posisi yang bersifat etis, bukan teknis. Para anggota diharapkan memberikan pertimbangan dan masukan kepada Presiden, termasuk melihat dampak dari kebijakan yang akan maupun telah dijalankan pemerintah.
Dengan demikian, Rocky kini punya panggung baru untuk menjalankan perannya.
Dulu dikenal rajin mengkritik dari luar pagar kekuasaan. Sekarang, ia justru duduk di dalam dan menjadi bagian dari lembaga yang memberikan pertimbangan kepada Presiden.
Soal hak keuangan Rp76,5 juta? Itu sudah diatur negara. Soal Rocky mau mengambil atau tidak, publik masih harus menunggu pernyataan Rocky sendiri.
Jadi untuk sementara, jangan buru-buru bikin kesimpulan.
Dulu honor UI pernah tidak diambil. Sekarang ada hak keuangan Wantimpres Rp76,5 juta per bulan. Apakah ceritanya bakal terulang? Kita tunggu Rocky yang ngomong.
(Ginanjar Prio Wibowo)

























