SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Bayangkan punya Range Rover, tapi ketika dinyalakan… nggak ada suara mesin!
Inilah Range Rover Electric, SUV listrik terbaru yang akhirnya resmi dijual setelah cukup lama bikin calon pembeli menunggu.
Yang bikin kaget bukan cuma karena Range Rover sekarang pakai tenaga listrik, tapi juga harganya.
Harga termurahnya mulai £154.070 atau sekitar Rp3,4 miliar.
Mahal? Jelas.
Tapi speknya juga bukan kaleng-kaleng.
Range Rover Electric dibekali dua motor listrik dengan tenaga gabungan 543 bhp atau sekitar 550 PS dan torsi buas 850 Nm.
Akselerasi 0-60 mph atau sekitar 0-97 km/jam cuma 4,3 detik.
Jadi jangan tertipu wajahnya yang kalem. SUV mewah ini ternyata bisa ngacir juga.
Baterainya berkapasitas 118,5 kWh dengan sistem kelistrikan 800 volt.
Sekali cas, jarak tempuh maksimal yang diklaim mencapai 372 mil atau sekitar 599 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.
Untuk kondisi nyata, Range Rover memperkirakan bisa mencapai hingga 333 mil atau sekitar 536 kilometer.
Yang lebih menarik, kalau ketemu charger cepat 350 kW, baterai bisa diisi dari 10 sampai 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit.
Bahkan, ngecas 10 menit diklaim bisa menambah jarak sekitar 137 mil atau 220 kilometer.
Tapi tunggu dulu.
Ini bukan SUV listrik yang cuma jago melaju di jalan aspal.
Range Rover Electric tetap membawa DNA 4×4.
Mobil ini mampu menerjang air hingga kedalaman 900 milimeter.
Sistem kontrol traksinya juga supercepat. Pengaturan motor bisa dilakukan dalam waktu sekitar 50 milidetik.
Artinya, ketika satu roda kehilangan grip, sistem listrik bisa langsung mengatur tenaga agar mobil tetap berjalan.
Interiornya pun tetap khas Range Rover.
Mewah, minimalis dan luas. Ada layar Pivi Pro 13 inci, jok nyaman dan bagasi besar dengan desain split-tailgate yang sudah menjadi ciri khasnya.
Menariknya lagi, dari luar mobil ini tidak dibuat terlalu berbeda dari Range Rover bermesin bensin atau diesel.
Tidak ada desain yang teriak, “Hei, saya mobil listrik!”
Range Rover cuma memberikan beberapa sentuhan seperti grille lebih aerodinamis, desain pelek berbeda dan perubahan di bagian bawah bodi.
Range Rover juga mengklaim mobil ini sebagai Range Rover paling senyap yang pernah dibuat.
Maklum, nggak ada suara mesin, nggak ada perpindahan gigi dan getaran mesin konvensional.
Jadi konsepnya benar-benar: masuk kabin, duduk nyaman, lalu jalan dengan tenang.
Mobil ini bahkan sudah menjalani pengujian lebih dari 932 ribu mil atau sekitar 1,5 juta kilometer.
Pengujiannya dilakukan di berbagai kondisi ekstrem, mulai dari suhu minus 40 derajat Celsius di Swedia sampai panasnya Dubai.
Produksi Range Rover Electric dilakukan di pabrik JLR di Solihull, Inggris.
Pengiriman pertama kepada pelanggan dijadwalkan mulai 2027.
Untuk variannya, tersedia Autobiography, SV, SV Black, SV Ultra dan First Edition.
Harganya?
EV550 Autobiography mulai £154.070.
First Edition £157.610.
SV mulai £176.230.
SV Black £190.320.
Untuk long-wheelbase SV mencapai £215.670, sedangkan SV Black tembus £225.240.
Kalau masih kurang mahal, ada SV Ultra.
Harganya tidak dicantumkan secara sederhana dan calon pembeli harus menghubungi Range Rover untuk spesifikasi khusus.
Jadi, Range Rover Electric ini punya tiga modal utama:
Mewah.
Kencang.
Dan senyap.
Masalahnya cuma satu.
Mobilnya memang senyap…
Tapi ketika lihat harga £154.070, rekening mungkin langsung teriak.
Range Rover Electric: hening di jalan, berisik di rekening!
( Riana P)

























