SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Siapa sangka sosok yang dulu viral karena datang ke acara wisuda bersama ayahnya menggunakan becak kini berhasil menembus dunia akademik internasional.
Ia adalah Raeni Putri, perempuan asal Kendal, Jawa Tengah, yang kisahnya sempat menyentuh publik pada 2014 saat menjadi wisudawati terbaik Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan IPK 3,96 dan diantar sang ayah yang bekerja sebagai pengayuh becak.
Momen sederhana itu sempat menjadi simbol perjuangan pendidikan anak dari keluarga sederhana di Indonesia.
Namun perjalanan Raeni tidak berhenti di sana.
Berkat prestasi akademiknya, ia melanjutkan pendidikan magister hingga doktoral di University of Birmingham, Inggris, melalui berbagai dukungan beasiswa termasuk dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Setelah menyelesaikan studi doktoralnya di bidang akuntansi dengan fokus riset terkait isu perubahan iklim, Raeni terus melanjutkan kiprahnya di dunia akademik internasional.
Sejak November 2022, ia tercatat bekerja sebagai Research Associate di Stockholm Environment Institute, lembaga riset global yang fokus pada isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Kisah Raeni kembali ramai diperbincangkan di media sosial karena dianggap sebagai bukti nyata bahwa latar belakang ekonomi bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan karier internasional.
Banyak warganet menyebut perjalanan hidupnya sebagai inspirasi bagi generasi muda Indonesia, terutama mereka yang berasal dari keluarga sederhana namun memiliki mimpi besar.
Dari anak seorang pengayuh becak di Kendal, kini Raeni telah menjadi akademisi yang berkiprah di panggung dunia.
Kisahnya menjadi pengingat bahwa pendidikan, kerja keras, dan kesempatan yang tepat dapat mengubah masa depan seseorang secara drastis.
(Anton)

























