SUARAINDONEWS.COM, JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) minimal satu kali setiap tahun.
Langkah proaktif ini krusial dilakukan guna mendeteksi potensi masalah kesehatan sedini mungkin serta mencegah timbulnya komplikasi penyakit yang lebih berat di kemudian hari.
Layanan CKG ini dirancang agar mudah diakses, cepat, dan berstandar tinggi. Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat, efisiensi alur pelayanan di Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terus ditingkatkan.
Seluruh rangkaian proses, mulai dari registrasi, verifikasi identitas, pemeriksaan kesehatan, hingga edukasi medis dan penyampaian rekomendasi tindak lanjut, diatur secara efektif dengan durasi pelayanan sekitar 60 menit.
Pemeriksaan ini dirancang secara komprehensif sehingga tidak hanya berhenti pada tahap pendeteksian kondisi fisik saat itu, tetapi juga mencakup langkah penanganan berkesinambungan.
Jika dari hasil skrining ditemukan adanya indikasi atau faktor risiko penyakit, masyarakat tidak perlu khawatir karena sistem pelayanan kesehatan akan langsung memproses langkah medis lanjutan yang dibutuhkan.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Widyawati, menyampaikan pelayanan CKG tidak hanya berhenti pada tahap pemeriksaan atau diagnosis awal.
“Dalam pemeriksaan, bila ditemukan faktor risiko maupun penyakit, masyarakat dipastikan mendapatkan tata laksana medis dan pendampingan. Penanganan ini dikoordinasikan langsung dengan Jaminan Kesehatan Nasional sesuai ketentuan,” ujar Widyawati.
Untuk memanfaatkan layanan ini, pendaftarannya sangat mudah. Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, layanan WhatsApp Chatbot Kemenkes di nomor 0811-1050-0567, atau datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga.
(Agung Suhartono)

























