The Energy of Dancedhut Ayang Ayangmu Kangen Salawase Semarakkan Culture Event Asian Games 2018

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta-Sebuah apresiasi yang besar diberikan INASGOC kepada Connie Nurlita dan Rahayu Kartawiguna selaku CEO Nagaswara Music and Publishing, Komposer dan Penyanyi Didi Kempot serta Mike D’Bagindas yang terlibat dalam Culture Event Asian Games 2018 lewat perhelatan The Energy of Dancedhut dengan lagu Ayang Ayangmu Kangen Salawase yang di compose ulang dalam versi yang menggabungkan warna musik Mandarin, Jawa dan Melayu ini.

Lagu yang diciptakan Chuan Xiong Zhou dan Xin Ron Chen yang berbahasa Mandarin bertajuk Ci She Pen itu, sesungguhnya telah digubah oleh komposer yang juga penyanyi Didi Kempot dengan judul Kangen Salawase. Namun untuk memberikan energi serta warna musik yang lebih ke kininian, lewat talenta dan tangan dingin Mike D’Bagindas yang tertantang untuk mengexplore dengan sentuhan dancedhut yang sedikit berwarna musik Melayu. Maka terciptalah Ayang Ayangmu yang lebih energik.

Connie Nurlita yang turut terlibat dalam Culture Event Asian Games 2018 lewat Event Fantasia 2018 yang di helat bagi para atlet Asian Games di Atlet Village Kemayoran, Jakarta, menjelaskan bahwa apresiasi INASGOC terhadap pada musik dangdut memberikan hal yang positif bagi perkembangan musik dangdut di Indonesia maupun untuk Dangdut Go Asia bahkan Go International.

Sementara terkait singlenya ini, lanjut Connie Nurlita yang di kenal dengan lagunya Cinta Cinta Karet, mengungkapkan bahwa tak ada kendala sama sekali terkait dengan bahasa Jawa yang harus dinyanyikan dalam lagunya itu. Hal tersebut lantaran ayahanda Connie juga berasal dari suku Jawa. Dan gubahan lagu yang dibuat oleh Mike D’Bagindas, semakin memudahkan dirinya untuk menyanyikannya lantaran dibuat lebih ngedance, lebih punya energi. Bahkan itu sudah dibukiukannya saat off air di sejumlah tempat di pulau Jawa.

Sedangkan bagi Didi Kempot yang juga pernah mengubah lagu mandarin menjadi lagu hitz nya seperti lagu Bojoloro, merasa tak ada kendala terkait perubahan komposisi musik Ci She Pen ke Kangen Salawase terus ke Ayang Ayangmu. Oleh karenannya dirinya berharap Ayang Ayangmu dapat diterima masyarakat dan paling tidak menembus 1/10 dari kesuksesan yang diraih Lagu Syantiq Sibad yang juga diproduksi oleh Nagsawara.

Seperti diketahui Connie Nurlita baru saja sukses menelurkan album “Baru 6 Bulan” pada Mei 2017 lalu. Kini telah merilis Ayang Ayangmu bertepatan dengan event Asian Games 2018. Ayang Ayangmu atau Bayang Bayangmu menceritakan sebuah kerinduan kepada kekasih yang telah terpisah. Begitu besar kerinduan itu sehingga bayang bayang kenangan bersama kekasih selaku hadir.

(tjo; foto gha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan angka : *