Minggu, 23 Agustus 2026
SUARAINDONEWS
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
        • SELANJUTNYA
          • SELANJUTNYA
            • KEMEN PPPA RI
            • KEMENSETNEG RI
            • KEMENKO KESRA RI
            • KEMENKO EKON RI
            • KEMENRISTEK RI
            • KEMEN KP RI
            • KEMENSOS RI
            • KEMEN BUMN RI
            • KEMEN PU RI
          • KEMENHUB RI
          • KEMENTAN RI
          • KEMENPERIN RI
          • KEMEN LH RI
          • KEMEN PANRB RI
          • KEMENPERA RI
          • KEMEN KUKM RI
          • KEMENAKER RI
          • KEMEN PPN RI
          • KEMEN PDT RI
        • KPI RI
        • KPK RI
        • KPU RI
        • KY RI
        • KEMEN KP RI
        • KEMENRISTEK RI
        • KEMENKES RI
        • KEMENKEU RI
        • KEMENKOMINFO RI
        • KEMENDIKBUD RI
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

    Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp874 Juta dan Tenaga 338 HP

    Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp874 Juta dan Tenaga 338 HP

    Cuma Rp2 Miliar, Volvo EX90 Jadi Mobil Baru Asal Swedia yang Menggoda di GIIAS

    Cuma Rp2 Miliar, Volvo EX90 Jadi Mobil Baru Asal Swedia yang Menggoda di GIIAS

    Audi Indonesia Bangun Rasa Penasaran Jelang GIIAS 2026, SUV Premium Terbaru Siap Meluncur 5 Agustus

    Audi Indonesia Bangun Rasa Penasaran Jelang GIIAS 2026, SUV Premium Terbaru Siap Meluncur 5 Agustus

    Tak Cuma Pamer Mobil, Lebih dari 150 Merek Industri Pendukung Hadir Lengkapi Ekosistem Otomotif

    Tak Cuma Pamer Mobil, Lebih dari 150 Merek Industri Pendukung Hadir Lengkapi Ekosistem Otomotif

    Partisipasi Astra Honda Motor (AHM) di GIIAS 2026

    Partisipasi Astra Honda Motor (AHM) di GIIAS 2026

  • OLAHRAGA
    Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Performa Menuju Asian Games Nagoya 2026

    Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Performa Menuju Asian Games Nagoya 2026

    Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    1.105 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK

    1.105 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK

    Erick Thohir Ingin Pramusim Indonesia Jadi Panggung Duel Klub Elite Eropa Lawan Tim Terbaik Tanah Air

    Erick Thohir Ingin Pramusim Indonesia Jadi Panggung Duel Klub Elite Eropa Lawan Tim Terbaik Tanah Air

    Demam Piala Dunia Dimanfaatkan! 220 Ribu Jersey Palsu Disita, Nilainya Tembus Rp408 Miliar

    Demam Piala Dunia Dimanfaatkan! 220 Ribu Jersey Palsu Disita, Nilainya Tembus Rp408 Miliar

    Timnas Indonesia Awali ASEAN Championship 2026 dengan Kemenangan 5-1 atas Kamboja

    Timnas Indonesia Awali ASEAN Championship 2026 dengan Kemenangan 5-1 atas Kamboja

    Fantastis! Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun dari FIFA

    Fantastis! Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun dari FIFA

    FIFA Jual Rumput Asli Final Piala Dunia Rp7 Juta, Sekarang Rumput Jadi Barang Mewah

    FIFA Jual Rumput Asli Final Piala Dunia Rp7 Juta, Sekarang Rumput Jadi Barang Mewah

    London Marathon 2027 Resmi Digelar Dua Hari, Targetkan 100.000 Pelari setelah 1,33 Juta Orang Daftar Ballot

    London Marathon 2027 Resmi Digelar Dua Hari, Targetkan 100.000 Pelari setelah 1,33 Juta Orang Daftar Ballot

  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
        • SELANJUTNYA
          • SELANJUTNYA
            • KEMEN PPPA RI
            • KEMENSETNEG RI
            • KEMENKO KESRA RI
            • KEMENKO EKON RI
            • KEMENRISTEK RI
            • KEMEN KP RI
            • KEMENSOS RI
            • KEMEN BUMN RI
            • KEMEN PU RI
          • KEMENHUB RI
          • KEMENTAN RI
          • KEMENPERIN RI
          • KEMEN LH RI
          • KEMEN PANRB RI
          • KEMENPERA RI
          • KEMEN KUKM RI
          • KEMENAKER RI
          • KEMEN PPN RI
          • KEMEN PDT RI
        • KPI RI
        • KPK RI
        • KPU RI
        • KY RI
        • KEMEN KP RI
        • KEMENRISTEK RI
        • KEMENKES RI
        • KEMENKEU RI
        • KEMENKOMINFO RI
        • KEMENDIKBUD RI
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

    Ahmad Sahroni: Merdeka Ride 2026 Bukan Sekadar Konvoi, HDCI Lindungi 5.000 Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan Selama 3 Tahun

    Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp874 Juta dan Tenaga 338 HP

    Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp874 Juta dan Tenaga 338 HP

    Cuma Rp2 Miliar, Volvo EX90 Jadi Mobil Baru Asal Swedia yang Menggoda di GIIAS

    Cuma Rp2 Miliar, Volvo EX90 Jadi Mobil Baru Asal Swedia yang Menggoda di GIIAS

    Audi Indonesia Bangun Rasa Penasaran Jelang GIIAS 2026, SUV Premium Terbaru Siap Meluncur 5 Agustus

    Audi Indonesia Bangun Rasa Penasaran Jelang GIIAS 2026, SUV Premium Terbaru Siap Meluncur 5 Agustus

    Tak Cuma Pamer Mobil, Lebih dari 150 Merek Industri Pendukung Hadir Lengkapi Ekosistem Otomotif

    Tak Cuma Pamer Mobil, Lebih dari 150 Merek Industri Pendukung Hadir Lengkapi Ekosistem Otomotif

    Partisipasi Astra Honda Motor (AHM) di GIIAS 2026

    Partisipasi Astra Honda Motor (AHM) di GIIAS 2026

  • OLAHRAGA
    Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Performa Menuju Asian Games Nagoya 2026

    Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Performa Menuju Asian Games Nagoya 2026

    Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    1.105 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK

    1.105 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK

    Erick Thohir Ingin Pramusim Indonesia Jadi Panggung Duel Klub Elite Eropa Lawan Tim Terbaik Tanah Air

    Erick Thohir Ingin Pramusim Indonesia Jadi Panggung Duel Klub Elite Eropa Lawan Tim Terbaik Tanah Air

    Demam Piala Dunia Dimanfaatkan! 220 Ribu Jersey Palsu Disita, Nilainya Tembus Rp408 Miliar

    Demam Piala Dunia Dimanfaatkan! 220 Ribu Jersey Palsu Disita, Nilainya Tembus Rp408 Miliar

    Timnas Indonesia Awali ASEAN Championship 2026 dengan Kemenangan 5-1 atas Kamboja

    Timnas Indonesia Awali ASEAN Championship 2026 dengan Kemenangan 5-1 atas Kamboja

    Fantastis! Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun dari FIFA

    Fantastis! Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun dari FIFA

    FIFA Jual Rumput Asli Final Piala Dunia Rp7 Juta, Sekarang Rumput Jadi Barang Mewah

    FIFA Jual Rumput Asli Final Piala Dunia Rp7 Juta, Sekarang Rumput Jadi Barang Mewah

    London Marathon 2027 Resmi Digelar Dua Hari, Targetkan 100.000 Pelari setelah 1,33 Juta Orang Daftar Ballot

    London Marathon 2027 Resmi Digelar Dua Hari, Targetkan 100.000 Pelari setelah 1,33 Juta Orang Daftar Ballot

  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS
No Result
View All Result
SUARAINDONEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
  • NEWS
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • LENSA UTAMA
  • LIFESTYLE
  • RAGAM
  • NETWORK
Home NASIONAL

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat

suaraindonews by suaraindonews
23 Agustus 2026
in NASIONAL
0
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat

Ahmad Effendy Choirie. (Foto dniks)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Ahmad Effendy Choirie, Ketua Umum DNIKS, Anggota DPR/MPR RI 1999–2013. Setiap tahun umat Islam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan penuh kecintaan. Shalawat dikumandangkan, sirah Nabi dibacakan, pengajian diselenggarakan, dan keteladanan Rasulullah kembali diingat di masjid, mushala, pesantren, sekolah, perkantoran, hingga berbagai lembaga negara.

Tradisi tersebut baik dan perlu terus dirawat. Namun, peringatan Maulid seharusnya tidak berhenti pada seremoni dan ekspresi kecintaan kepada Rasulullah. Maulid harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi: sejauh mana kehidupan pribadi, masyarakat, dan bangsa kita telah mencerminkan nilai-nilai yang dibawa Nabi Muhammad SAW?

Pertanyaan itu menjadi relevan ketika bangsa kita masih menghadapi berbagai persoalan: korupsi, ketimpangan sosial, kemiskinan, kualitas pendidikan yang belum merata, kekerasan, kerusakan lingkungan, serta kecenderungan menjadikan kekuasaan sebagai tujuan, bukan amanah.

Dalam konteks itulah Maulid Nabi menemukan makna sosial dan kebangsaannya. Peringatan kelahiran Rasulullah seharusnya menghidupkan kembali setidaknya tiga pilar penting peradaban yang diwariskan beliau: akhlak, ilmu, dan kesejahteraan umat.

Ketiganya tidak berdiri sendiri. Akhlak memberikan arah kepada ilmu. Ilmu memberikan kemampuan untuk membangun kehidupan. Sedangkan kesejahteraan merupakan salah satu buah dari kehidupan sosial yang berilmu, berkeadilan, dan berakhlak.

Revolusi Akhlak

Nabi Muhammad SAW datang membawa perubahan besar dalam sejarah manusia. Namun, perubahan itu tidak dimulai dengan kekuasaan, kekayaan, ataupun kekuatan militer. Fondasinya adalah pembentukan manusia dan akhlaknya.

Al-Quran menegaskan:

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”
(QS Al-Ahzab [33]: 21)

Allah SWT juga memberikan kesaksian tentang pribadi Nabi:

“Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
(QS Al-Qalam [68]: 4)

Rasulullah SAW sendiri menegaskan misi kerasulannya:

“Bu’itstu li utammima makarimal akhlaq” — “Aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.”

Hadis ini mengandung pesan mendasar. Risalah Muhammad tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga membentuk manusia yang berakhlak dalam hubungannya dengan sesama.

Keimanan harus melahirkan kejujuran, amanah, keadilan, kasih sayang, kepedulian, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Karena itu, akhlak dalam Islam bukan sekadar kesantunan dalam hubungan pribadi. Akhlak juga harus hadir dalam kehidupan sosial, ekonomi, hukum, politik, dan kekuasaan.

Bagi pemimpin, akhlak berarti amanah dan adil. Bagi pejabat, akhlak berarti tidak menyalahgunakan kekuasaan. Bagi penegak hukum, akhlak berarti menegakkan keadilan tanpa diskriminasi. Bagi pengusaha, akhlak berarti tidak mengeksploitasi pekerja dan konsumen. Bagi orang berilmu, akhlak berarti menggunakan pengetahuannya untuk kemaslahatan.

Krisis paling berbahaya bagi sebuah bangsa bukan semata-mata kekurangan sumber daya alam atau modal ekonomi, melainkan krisis akhlak.

Negeri yang kaya dapat tetap menyimpan kemiskinan apabila kekayaannya tidak dikelola secara amanah. Anggaran negara yang besar belum tentu menghasilkan kesejahteraan apabila kebijakan publik menjauh dari keadilan. Institusi yang kuat pun akan kehilangan kepercayaan apabila integritas orang-orang di dalamnya runtuh.

BACA JUGA :  28 KK Kelurahan Bebali-Sitaro Diungsikan Pascaerupsi Karangetang

Di sinilah Maulid memperoleh makna kebangsaannya. Hadis “Bu’itstu li utammima makarimal akhlaq” tidak semestinya berhenti menjadi kutipan di mimbar-mimbar Maulid. Ia harus diterjemahkan menjadi etika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kekuasaan harus dipahami sebagai amanah, bukan kesempatan memperkaya diri dan kelompok. Jabatan merupakan sarana pengabdian, bukan tujuan. Hukum harus ditegakkan secara adil kepada siapa pun.

Bangsa yang besar tidak cukup hanya dibangun dengan jalan tol, gedung tinggi, teknologi canggih, dan pertumbuhan ekonomi. Ia membutuhkan manusia-manusia yang memiliki integritas dan akhlak.

Iqra’ dan Peradaban Ilmu

Pilar kedua adalah ilmu.

Menarik bahwa wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW bukan perintah mendirikan negara, mengumpulkan kekayaan, ataupun membangun kekuatan militer. Perintah pertama adalah “Iqra’” — bacalah (QS Al-‘Alaq [96]: 1).

Pesannya sangat mendasar. Islam sejak awal meletakkan ilmu sebagai fondasi peradaban.

Sejarah menunjukkan bagaimana semangat tersebut kemudian melahirkan tradisi keilmuan yang luar biasa. Peradaban Islam melahirkan ulama, dokter, ahli matematika, astronom, filsuf, ahli hukum, dan berbagai ilmuwan yang ikut memberikan sumbangan penting bagi perkembangan pengetahuan manusia.

Namun, umat Islam tidak boleh hanya membanggakan kejayaan masa lalu. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menciptakan kemajuan baru.

Indonesia telah mengalami kemajuan pendidikan, tetapi pekerjaan besar masih terbentang. Kualitas dan akses pendidikan belum sepenuhnya merata. Kesenjangan antardaerah masih terasa. Kemampuan ekonomi keluarga juga masih memengaruhi kesempatan sebagian anak memperoleh pendidikan berkualitas.

Padahal, pendidikan merupakan salah satu jalan paling penting untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Anak yang lahir dari keluarga miskin tidak boleh ditakdirkan tetap miskin hanya karena orangtuanya tidak mampu membiayai pendidikan yang bermutu. Anak yang lahir di desa terpencil harus mempunyai kesempatan berkembang sebagaimana anak yang lahir di pusat kota.

Konstitusi kita telah memberikan arah yang jelas. Salah satu tujuan berdirinya Republik Indonesia sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Pasal 31 UUD 1945 juga menegaskan hak warga negara memperoleh pendidikan. Dengan demikian, pendidikan yang berkualitas dan dapat dijangkau seluruh rakyat bukan kemurahan hati negara. Ia merupakan amanat konstitusi.

Semangat Iqra’ pada abad ke-21 juga tidak cukup dimaknai sebagai kemampuan membaca teks. Kita harus mampu membaca zaman.

Generasi Indonesia harus menguasai sains, teknologi, kecerdasan buatan, ekonomi digital, kesehatan, pertanian modern, teknologi pangan, dan berbagai bidang ilmu yang akan menentukan masa depan dunia.

Keimanan dan ilmu pengetahuan tidak perlu dipertentangkan. Ilmu tanpa akhlak dapat melahirkan keserakahan dan penghancuran. Sebaliknya, akhlak tanpa penguasaan ilmu akan membuat suatu masyarakat sulit bersaing dan mudah tertinggal.

Karena itu, kita membutuhkan keduanya: ilmu yang dipandu akhlak dan akhlak yang diperkuat ilmu.

BACA JUGA :  Sail Tidore 2021, Percepat Pembangunan Ekonomi Maluku Utara

Kesejahteraan sebagai Misi Sosial

Pilar ketiga adalah kesejahteraan umat.

Aspek inilah yang terkadang kurang memperoleh perhatian dalam peringatan Maulid. Padahal, Rasulullah SAW tidak hanya membangun masyarakat yang tekun beribadah. Beliau membangun masyarakat yang memiliki solidaritas sosial dan keberpihakan kepada mereka yang lemah.

Fakir miskin diperhatikan. Anak yatim dilindungi. Orang lapar harus diberi makan. Zakat diwajibkan. Infak dan sedekah dianjurkan. Wakaf dikembangkan.

Kekayaan tidak boleh hanya berputar di kalangan orang-orang kaya.

Al-Quran bahkan mengingatkan agar harta:

“…jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.”
(QS Al-Hasyr [59]: 7)

Pesannya jelas: kesalehan memiliki dimensi sosial.

Tidak cukup seseorang tekun beribadah tetapi tidak peduli kepada tetangganya yang kelaparan. Tidak cukup masyarakat membangun rumah ibadah yang megah sementara di sekitarnya masih terdapat anak yang putus sekolah karena kemiskinan.

Dalam konteks Indonesia, perjuangan tersebut masih sangat relevan.

Badan Pusat Statistik mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2026 sebesar 8,07 persen atau sekitar 22,93 juta jiwa. Angka ini menurun dibandingkan periode sebelumnya dan tentu merupakan perkembangan yang patut diapresiasi.

Namun, 22,93 juta manusia bukan sekadar angka statistik.

Di balik angka tersebut terdapat keluarga yang setiap hari harus menghitung apakah penghasilannya cukup untuk membeli makanan. Ada orangtua yang mencemaskan biaya sekolah anaknya. Ada lansia, penyandang disabilitas, pekerja berpenghasilan rendah, serta berbagai kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan.

Lebih jauh lagi, kemiskinan bukan semata persoalan pendapatan. Ia berkaitan dengan akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perumahan layak, sanitasi, air bersih, dan kesempatan meningkatkan kualitas hidup.

Karena itu, pengentasan kemiskinan harus ditempatkan sebagai agenda besar bangsa.

Dari Charity Menuju Pemberdayaan

Indonesia sesungguhnya memiliki modal sosial yang luar biasa. Kita mempunyai ratusan ribu masjid dan mushala, puluhan ribu pesantren, organisasi keagamaan dan sosial, lembaga zakat, lembaga filantropi, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, serta tradisi gotong royong yang telah hidup sejak lama.

Potensi tersebut perlu dikonsolidasikan menjadi kekuatan pemberdayaan.

Bayangkan apabila setiap masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi sekaligus menjadi pusat kepedulian sosial.

Masjid dapat membantu memetakan keluarga miskin di lingkungan sekitarnya, mencegah anak putus sekolah, membantu pengembangan usaha mikro, memberikan pelatihan keterampilan, memperkuat ketahanan keluarga, serta memberikan perhatian kepada lansia dan penyandang disabilitas.

Pesantren juga dapat semakin dikembangkan sebagai pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Demikian pula zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Potensi ekonomi umat ini harus dikelola semakin profesional, transparan, dan produktif.

Orientasinya jangan hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membantu manusia keluar secara permanen dari kemiskinan.

Dengan kata lain, kita membutuhkan transformasi dari charity menuju empowerment, dari santunan menuju pemberdayaan.

BACA JUGA :  Judol Piala Dunia 2026 Diproyeksi Tembus Rp885 Triliun

Memberi makanan kepada orang yang lapar adalah kebaikan. Namun, membantu seseorang memperoleh pendidikan, keterampilan, pekerjaan, modal usaha, dan kesempatan agar tidak lagi hidup dalam kemiskinan merupakan perjuangan yang harus diperluas.

Memajukan Kesejahteraan Umum

Dalam kehidupan bernegara, cita-cita tersebut sebenarnya bertemu secara indah dengan amanat konstitusi Indonesia.

Pembukaan UUD 1945 menegaskan salah satu tujuan pembentukan Pemerintah Negara Indonesia adalah “memajukan kesejahteraan umum.”

Pasal 34 UUD 1945 bahkan secara khusus memberikan mandat mengenai fakir miskin dan anak terlantar, sistem jaminan sosial, pelayanan kesehatan, serta pelayanan umum yang layak.

Dengan demikian, memperjuangkan kesejahteraan bukan hanya perintah moral dan keagamaan. Ia sekaligus merupakan amanat konstitusi.

Negara tentu memegang tanggung jawab utama. Namun, pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian.

Pemerintah pusat dan daerah, organisasi keagamaan, organisasi sosial, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga filantropi, media, serta masyarakat harus bergerak bersama.

Kita membutuhkan kolaborasi nasional untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Program kesejahteraan juga harus semakin berbasis data yang akurat hingga tingkat keluarga: siapa yang miskin, di mana mereka berada, mengapa mereka miskin, bantuan apa yang telah diterima, dan intervensi apa yang diperlukan.

Orientasinya tidak boleh berhenti pada berapa banyak bantuan yang dibagikan.

Ukuran keberhasilannya harus berubah menjadi: berapa banyak keluarga yang benar-benar berhasil keluar dari kemiskinan dan hidup mandiri secara berkelanjutan.

Maulid dan Kerja Peradaban

Pada akhirnya, mencintai Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dengan memperbanyak pujian kepada beliau. Cinta harus melahirkan keteladanan.

Shalawat harus berbuah akhlak. Iqra’ harus melahirkan ilmu dan kemajuan. Ibadah harus menumbuhkan kepedulian dan kesejahteraan sosial.

Inilah relevansi Maulid Nabi bagi Indonesia hari ini.

Kita membutuhkan manusia Indonesia yang religius sekaligus berintegritas; berakhlak sekaligus berilmu; maju secara ekonomi sekaligus memiliki solidaritas sosial; serta mampu menjalankan kekuasaan sebagai amanah dan pengabdian.

Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa membangun peradaban berarti membangun manusia: memuliakan akhlaknya, mencerdaskan pikirannya, menegakkan keadilan, serta memperhatikan mereka yang lemah.

Karena itu, Maulid sesungguhnya tidak selesai ketika panggung dibongkar dan gema shalawat berakhir.

Maulid justru dimulai setelah peringatannya selesai.

Ia dimulai ketika pejabat kembali menjalankan amanah dengan jujur; ketika penegak hukum berlaku adil; ketika guru kembali mencerdaskan anak bangsa; ketika pengusaha menciptakan lapangan kerja dan menjalankan tanggung jawab sosial; ketika orang berkecukupan membantu yang kekurangan; ketika masjid, pesantren dan organisasi sosial memberdayakan masyarakat; dan ketika negara memastikan tidak seorang pun warga ditinggalkan dalam perjalanan menuju kesejahteraan.

Itulah cara menerjemahkan cinta kepada Rasulullah menjadi kerja peradaban.

Dari Maulid menuju keteladanan.
Dari akhlak menuju integritas.
Dari Iqra’ menuju kemajuan ilmu.
Dan dari kesalehan menuju kesejahteraan untuk semua.

(Riana P)

Dibaca : 4
Tags: headline
Previous Post

12 Tahun PROJO: Menjadi Mata dan Telinga Pemerintah yang Jujur demi Rakyat

Next Post

Kementerian PU Pastikan Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Pascagempa

Related Posts

Desil Bukan Ukuran Langsung Kondisi Ekonomi Sebuah Keluarga, Begini Cara Memahaminya
NASIONAL

Desil Bukan Ukuran Langsung Kondisi Ekonomi Sebuah Keluarga, Begini Cara Memahaminya

23 Agustus 2026
Pimpinan DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Serahkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi
DPR RI

Pimpinan DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Serahkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi

23 Agustus 2026
Kementerian PU Pastikan Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Pascagempa
BIROKRASI

Kementerian PU Pastikan Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Pascagempa

23 Agustus 2026
12 Tahun PROJO: Menjadi Mata dan Telinga Pemerintah yang Jujur demi Rakyat
POLITIK

12 Tahun PROJO: Menjadi Mata dan Telinga Pemerintah yang Jujur demi Rakyat

23 Agustus 2026
PW GPA DKI Jakarta Tolak Provokasi Jelang Rencana Aksi 27 Agustus, Dedi Siregar: Jaga Persatuan dan Kedamaian
POLITIK

PW GPA DKI Jakarta Tolak Provokasi Jelang Rencana Aksi 27 Agustus, Dedi Siregar: Jaga Persatuan dan Kedamaian

23 Agustus 2026
Plt. Sesjen MPR: LCC Empat Pilar Bukan Sekadar Mencari Juara
MPR RI

Plt. Sesjen MPR: LCC Empat Pilar Bukan Sekadar Mencari Juara

23 Agustus 2026
Next Post
Kementerian PU Pastikan Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Pascagempa

Kementerian PU Pastikan Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Pascagempa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Wamenlu Anis Matta: Dukung Bisnis GMA-PRO Berbasis Bahan Lokal, Lebih Tahan Goncangan Geopolitik Global

    Wamenlu Anis Matta: Dukung Bisnis GMA-PRO Berbasis Bahan Lokal, Lebih Tahan Goncangan Geopolitik Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lihat Dunia dari Sudut Pandang Terbaik — PT Ajarinmoto Cipta Visual Hadirkan Solusi Foto, Video, dan Drone dalam Satu Layanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gisel Akui Buat Video Porno Bersama MYD dalam Pengaruh Miras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hubungan Intim di Pagi Hari Bagi Pasangan Suami Istri Banyak Manfaatnya Loh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abidin Fikri: Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat, Bukan Sekadar Dirayakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0







  • INDEX
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • ABOUT US
  • KODE ETIK
  • VISI & MISI
  • JENJANG KARIR
  • RATE CARD 2026

© 2024 SUARAINDONEWS.COM - PT. DWIWARNA KREASI MEDIA

No Result
View All Result
  • HOME
  • BIROKRASI
    • SELANJUTNYA
      • SELANJUTNYA
      • MA RI
      • MK RI
      • BPK RI
      • KEMENDAGRI RI
      • KEMENKUMHAM RI
      • KEMENLU RI
      • KEMENAG RI
      • KEMEN ESDM RI
      • KEMENHUT RI
      • TNI-POLRI
    • PRESIDEN RI
    • WAKIL PRESIDEN RI
    • DPR RI
    • MPR RI
    • DPD RI
    • KEMENDAG RI
    • KEMHAN RI
    • KEMENPORA RI
    • KEMENKO POLHUKAM RI
    • KEMENKO PMK RI
    • KEMENPAREKRAF RI
    • BNPB RI
  • NEWS
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • DAERAH
    • POLITIK
    • BMKG
  • EKBIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • LENSA UTAMA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • LIFESTYLE
    • TENTANG ARTIS
    • TENTANG KONSER
    • TENTANG TRAVELING
    • TENTANG FILM
    • TENTANG KULINER
    • TENTANG SEHAT
    • TENTANG CORD
    • TENTANG EVENT
  • RAGAM
    • OPINI
    • VIRAL
  • NETWORK
    • ADVERTORIAL
    • SIN CHANNEL
    • DEPOK TIME
    • SUARA BEKASI NEWS

© 2024 SUARAINDONEWS.COM - PT. DWIWARNA KREASI MEDIA