SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Mau bekerja di Saudi Aramco setelah lulus kuliah? Perusahaan energi asal Arab Saudi ini memang membuka jalur karier bagi lulusan baru, khususnya melalui kategori graduate applicants.
Dalam keterangan resmi di laman kariernya, Saudi Aramco menjelaskan bahwa graduate applicants merupakan kandidat yang memiliki pengalaman kerja kurang dari tiga tahun. Untuk jalur tersebut, kandidat harus memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi yang diperoleh melalui studi penuh waktu.
Salah satu persyaratan yang banyak menarik perhatian adalah batas minimum Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK.
Untuk jurusan teknis, Aramco mencantumkan IPK minimum 2,0 dari skala 4,0 atau setara 3,0 dari skala 5,0. Jurusan yang masuk kategori ini antara lain engineering, computer science, information technology, geology, geophysics, chemistry, physics dan mathematics.
Aramco juga mencantumkan persyaratan berbeda untuk jurusan administrasi. Kandidat dari bidang accounting, management, marketing, economics, law, English language, public relations dan bidang terkait harus memiliki IPK minimum 2,5 dari skala 4,0 atau 3,5 dari skala 5,0.
Untuk mahasiswa dan lulusan bidang teknik, peluang yang tersedia mencakup berbagai kebutuhan industri energi, mulai dari pembangunan fasilitas, pengolahan hidrokarbon, sistem kelistrikan, otomasi, pemeliharaan, produksi, hingga kegiatan yang berkaitan dengan eksplorasi dan geologi.
Namun, ada catatan penting bagi lulusan Indonesia.
Saudi Aramco dalam laman resmi kariernya menyebut jalur graduate applicants tersebut sebagai salah satu rute untuk Saudi applicants. Laman Career Opportunities Aramco secara khusus menjelaskan bahwa perusahaan memiliki dua jalur bagi pelamar Saudi, yakni graduate applicants dan experienced applicants.
Sementara itu, untuk international applicants, Aramco memberikan keterangan berbeda.
Dalam laman resmi untuk pelamar internasional, Aramco menyebut perusahaan mencari tenaga profesional berpengalaman di berbagai bidang, termasuk engineering, geosciences, drilling, research and development, pendidikan, keuangan, hukum serta bidang administrasi lainnya.
“Generally seek candidates who possess a minimum of five to 10 years of applicable experience,” demikian keterangan resmi Saudi Aramco mengenai pelamar internasional.
Artinya, informasi mengenai IPK minimum 2,0 tidak tepat jika langsung disebut sebagai syarat umum bagi seluruh fresh graduate dari Indonesia yang ingin bekerja di Aramco.
Bagi lulusan Indonesia, status kewarganegaraan dan kategori lowongan harus diperiksa terlebih dahulu sebelum mengirim lamaran.
Aramco sendiri juga menjelaskan bahwa kandidat graduate mendapatkan dukungan pengembangan melalui program pendidikan, pelatihan teknis khusus dan pengalaman kerja untuk membangun kemampuan yang dibutuhkan perusahaan.
Informasi lowongan juga masih dapat dipantau melalui kanal karier Aramco. Laman karier perusahaan saat ini menampilkan berbagai posisi, termasuk bidang engineering seperti Instrumentation Engineer, Electrical Engineer, Integrity Engineer serta Instrument and Control System Engineer.
Bagi mahasiswa yang ingin membidik karier di industri energi global, jurusan teknik, geologi, geofisika, kimia, komputer dan IT tetap menjadi bidang yang layak dipersiapkan sejak kuliah.
Selain IPK, calon pelamar sebaiknya memperkuat kemampuan bahasa Inggris, pengalaman magang, proyek kampus, sertifikasi dan keterampilan teknis yang sesuai dengan posisi yang dituju.
Jadi, peluang bekerja di Saudi Aramco memang terbuka. Tetapi bagi fresh graduate Indonesia, jangan hanya melihat angka IPK 2,0. Pastikan terlebih dahulu lowongan tersebut memang terbuka bagi international applicants dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan perusahaan.
(Agus Marwan)

























