SUARAINDONEWS.COM, LOMBOK TENGAH — Bukan cuma suara mesin motor yang bikin geger Sirkuit Mandalika! Kali ini, suara Agnez Mo ikut menggetarkan suasana saat membawakan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dalam pembukaan MotoGP Mandalika 2026, Minggu (11/10/2026).
Tampil dengan gaun putih menjuntai, Agnez berdiri di tengah kemegahan sirkuit. Di hadapannya, tribun dipenuhi penonton, sementara Merah Putih berkibar menambah suasana yang terasa spesial.
Momen ini bukan sekadar hiburan pembuka balapan. Lagu kebangsaan yang berkumandang di ajang balap motor dunia itu menjadi bagian dari perayaan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP.
Bukan Cuma Ngebut, Mandalika Juga Pamer Budaya
Pembukaan MotoGP Mandalika 2026 tak hanya menghadirkan Agnez Mo. Ada pula Niki Becker, pertunjukan seni tradisional, penari, dan Drum Corps IPDN yang ikut memeriahkan seremoni.
Agnez juga membawakan “Kebyar-Kebyar”, lagu yang lekat dengan semangat kebangsaan. Perpaduan musik, budaya, dan atmosfer balapan membuat pembukaan MotoGP kali ini punya warna tersendiri.
Buat penonton, ini jadi pengingat bahwa Mandalika bukan cuma tempat para pebalap adu cepat di lintasan. Indonesia juga punya panggung untuk menunjukkan budaya dan karya musisinya kepada dunia.
Suara Mesin Kencang, Rasa Nasionalisme Ikut Menyala
MotoGP identik dengan kecepatan, persaingan ketat, dan deru mesin yang memekakkan telinga. Namun, sebelum balapan utama dimulai, perhatian penonton tertuju pada momen ketika Indonesia Raya berkumandang.
Penampilan Agnez menambah warna dalam seremoni yang menggabungkan olahraga dan hiburan tersebut. Bendera Merah Putih yang berkibar pun memperkuat nuansa kebangsaan di tengah perhelatan internasional.
Mandalika akhirnya menyuguhkan dua hal sekaligus: adrenalin balapan kelas dunia dan momen kebangsaan yang mengingatkan penonton pada identitas Indonesia.
Sebab, di tengah persaingan para pebalap mengejar garis finis, ada satu momen ketika perhatian tertuju pada lagu yang menyatukan seluruh bangsa: Indonesia Raya.
(Akhirudin)

























