SUARAINDONEWS.COM, Jakarta – Produsen sepeda motor listrik asal Selandia Baru, FTN Motion, meluncurkan Streetdog Phantom, varian edisi terbatas yang hanya diproduksi sebanyak 30 unit.
Phantom ditawarkan dalam dua pilihan basis, yakni Streetdog 50 dan Streetdog XR. Untuk Streetdog 50 Phantom, harganya dipatok NZD 10.640, sedangkan Streetdog XR Phantom dibanderol NZD 11.640.
FTN Motion menyebut setiap unit Phantom mendapatkan paket peningkatan dengan nilai lebih dari NZD 3.000 yang sudah termasuk dalam harga jual. Dengan demikian, nilai ritel gabungan motor beserta peningkatannya disebut lebih dari NZD 13.640.
Untuk melakukan reservasi, calon pembeli harus membayar deposit sebesar NZD 500. Setiap motor Phantom juga mendapatkan nomor produksi individual dari 1 hingga 30.
FTN Motion memastikan tidak akan membuat produksi gelombang kedua setelah seluruh unit edisi terbatas tersebut habis terjual.
Dapat Warna dan Detail Khusus
Streetdog Phantom dibangun menggunakan platform Streetdog standar, tetapi mendapatkan sejumlah pembaruan kosmetik dan fungsional yang tidak ditawarkan sebagai aksesori terpisah pada varian Streetdog lainnya.
Phantom tersedia dalam dua pilihan warna khusus, yakni Phantom Blue dan Phantom Green. Keduanya dipadukan dengan stiker bergaya retro yang menjadi ciri khas edisi terbatas tersebut.
Motor ini juga mendapatkan pelindung lumpur depan dan belakang dengan warna senada, gaitor garpu depan berbahan karet, serta footpeg yang dapat disesuaikan.
Pembeli juga bisa memilih kombinasi ban dan jok tanpa biaya tambahan.
Identitas sebagai motor edisi terbatas diperkuat dengan nomor samping khusus, tanda anjing yang diukir, serta nomor produksi berurutan yang dicap langsung pada motor.
Calon pemilik terlebih dahulu memilih Streetdog 50 atau Streetdog XR sebagai basis, kemudian menentukan warna, jok, ban, dan aksesori yang diinginkan.
Streetdog 50 untuk Kecepatan 50 Km/Jam
Streetdog 50 menjadi pilihan dengan performa lebih rendah. Motor ini memiliki kecepatan maksimum 50 km/jam dan menawarkan jarak tempuh dunia nyata sekitar 80–100 km dalam sekali pengisian daya.
Dengan kemampuan tersebut, Streetdog 50 masuk dalam kategori kendaraan yang dapat dikendarai tanpa lisensi atau menggunakan lisensi mobil di sejumlah wilayah Australia dan Selandia Baru, sesuai aturan setempat.
Pengendara yang menginginkan kemampuan lebih tinggi dapat menambahkan Raised Performance Pack, yang membawa peningkatan pada garpu depan, lengan ayun, dan shock absorber.
Streetdog XR Bisa Melaju 85 Km/Jam
Sementara itu, Streetdog XR ditujukan bagi pengendara yang membutuhkan performa lebih tinggi.
Varian ini menggunakan motor hub belakang dan kontroler yang lebih bertenaga sehingga mampu mencapai kecepatan maksimum 85 km/jam. Suspensi dengan komponen lebih panjang juga menjadi perlengkapan standar.
Konsekuensinya, jarak tempuh XR lebih pendek, yakni sekitar 60–80 km berdasarkan klaim FTN Motion.
Di Selandia Baru, XR membutuhkan lisensi sepeda motor penuh. Aturan serupa berlaku di ACT, NSW, Tasmania, dan Victoria di Australia. Sementara di South Australia, Queensland, Western Australia, dan Northern Territory, lisensi mobil disebut masih mencukupi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tetap Bawa Fitur Streetdog
Terlepas dari pilihan Streetdog 50 atau XR, Phantom tetap menggunakan sejumlah fitur utama dari keluarga Streetdog.
Keduanya dibekali baterai yang dapat dilepas, penyimpanan terintegrasi berkapasitas 30 liter, layar sentuh, serta berbagai fitur utama Streetdog lainnya.
FTN Motion menyebut telah menjual lebih dari 400 unit Streetdog di Selandia Baru dan Australia.
Streetdog Phantom menjadi edisi terbatas bernomor pertama yang dirilis perusahaan untuk model tersebut, sekaligus menawarkan kombinasi eksklusivitas, personalisasi, dan peningkatan performa dalam jumlah produksi yang sangat terbatas.
(Riana P)
























